Apes.. Bule Pengidap Kanker Ini Dituntut Jaksa 3 Tahun Penjara

Goryaynova Anastasiya saat mendengarkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (bnn/pro)

Denpasr/BaliNewsNetwork-Keberuntungan nampaknya jauh dari Wanita kebangsaan Rusia bernama Goryaynova Anastasiya (30).

Sebab, wanita berparas cantik yang terserat kasus Narkotika dan disebut-sebut mengidap Kanker payudara ini pada sidang, Kamis (31/8) dituntutan 3 tahun penjara.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) IGNA. Kusumayasa Diputra yang diwakili Jaksa Cok Intan Merlani Dewei dalam amar tuntutanya yang dibacaka dimuka sidang menyatakan, terdakwa yang pernah bersuamikan orang Indonesia ini terbukti sebagai penyalahguna narkotika untuk dirinya sendiri.

Perbuatan terdakwa sebagaiamana diatur dalam Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI. No. 35 tahun 2009 Tentang Narkotika. Atas hal itu, Jaksa yang bertugas di Kejari Denpasar itu menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 3 tahun.

“Memohon kepada majelis hakim untuk menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 3 tahun,”tegas jaksa yang akrab disapa Cok Intan itu.

Sebagaimana dalam dakwaan jaksa sebelumnya, terdakwa ditangkap petugas 24 Maret 2017 silam sekira pukul 22,40 Wita di Gang Bamboo Jalan Raya Kuta.

Terdakwa ditangkap setelah petugas kepolisian mendapa informasi dari masyarakat yang menyebut ada seorang warga asing yang akrab disapa Ana dengan ciri-ciri tinggi badan sekitar 180 dan beratato dilengan sering menggunakan narkoba.

“Atas informasi itu petugas polisi langsung melakukan peyeledikan dan bertemu dengan orang dengan ciri-ciri seperti yang disebutkan,”sebut Cok Intan.

Saat ditangkap, dari tangan wanita yang pernah menikah dengan pria asal Buleleng, Singaraja itu petugas menemukan satu bungkus platik klip yang dipegang oleh terdakwa.

“Saat ditanya petugas, terdakwa mengaku barang itu miliknya yang dibeli dari seseorang seharga Rp 500 ribu,”kata jaksa dalam dakwaanya.

Dari hasil pemeriksaan laboratorium menyebut bahwa benar barang bukti yang diamankan dari tangan terdakwa adalah sabu-sabu. Tapi hasil tes urine terdakwa disebut tidak mengandung sediaan narkotika.(pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment