Ketua DPRD Flores Timur Yoseph Sani Betan, ST. BNN/Emnir

Larantuka/BaliNewsNetwork.com-Tiga paket proyek DAK yang telah dipangkukan dalam APBD Flores Timur Tahun Anggaran 2017 gagal dilaksanakan. Pada posisi H-1  batas akhir serapan 75 persen DAK  yakni  31 Agustus 2017 sebagaimana batas waktu yang diberikan Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah Flotim, ke-3 paket proyek bernilai Rp 3.217.000.000 tersebut sama sekali belum ditenderkan.

Ketua DPRD Flores Timur Yosep Sani Betan, ST yang dikonfirmasi di sela-sela acara pemusnahan barang bukti perkara pidana perikanan, Selasa (29/8)  tidak mampu menyembunyikan kekecewaannya.

Harapan para wakil rakyat Flotim agar seluruh dana yang masuk ke Flotim di Tahun Anggaran 2017 yang telah diperlihatkan mereka dengan kedisiplinan waktu dalam proses pembahasan hingga penetapan APBD TA 2017, ternyata jauh panggang dari api.

“Secara lembaga kami sangat menyayangkan kondisi ini. Ketepatan waktu sebagaimana amanat Permendagri terkait dengan pembahasan APBD telah kami laksanakan dengan harapan pemerintah terutama para pimpinan OPD dapat mengoptimalkan peran mereka untuk menyerap semua dana yang masuk. Parahnya lagi, batas waktu penyerapan 75 persen DAK yang mendapat dispensasi Pempus dari 21 Juli 2017 ke 31 Agustus 2017 itu pun masih ada paket yang kandas,” ujarnya, menyesalkan kondisi tersebut.

Adapun ketiga paket pekerjaan yang dibiayai dengan DAK tersebut adalah paket pembangunan Pasar Lamawalang senilai Rp 1.344.000.000, paket pengerjaan pembangunan Pasar Boru Rp 673.000.000, serta paket  pembangunan Rumah Tenun  dengan nilai Rp 1. 200.000.000.

Berdasarkan perjalanan investigasi BaliNewsNetwork.com, dokumen ketiga paket tersebut sama sekali tidak masuk di ULP.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Wakil Bupati Flotim Agus Boli secara tegas mengingatkan para pimpinan OPD untuk serius melaksanakan kegiatan yang bersumber dari DAK ini. Bila tidak, maka jabatan adalah taruhannya. (Emnir)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment