Tanggkap Tujuh Tersangka Narkoba, Pengangguran hingga Peternak Bebek

Tersangka saat rilis. Foto: bnn/ist.

Denpasar/BaliNewsnetwork-Polisi Narkoba Polresta Denpasar mengamankan tujuh tersangka Narkoba dengam potofesi beragam. mulai dari pengangguran hingga peternak bebek.

Masing-masing tersangka bernama Nengah Pasek Antara (37), Made Sudika (42), Nyoman Satra (52), Reni Seiva (21), Komang Artawan (35), Made Panye Sutiawan (40), dan Wayan Budarsana (48).

Nengah Pasek Antara merupakan pengangguran diamankan, Senin (21/08) sekitar pukul 17.00 Wita di tempat tinggalnya di Jalan Kubu Anyar, Gang Kingkong III, Tuban, Kuta dengan 55 butir ekstasi dan 17 paket sabu dengan berat bersih 38,53 gram.

“Saat diamankan yang bersangkutan sedang tidur. Dari tas kain warna hitam miliknya ditemukan 55 ekstasi warna hijau dan 17 paket sabu dengan berat bersih 38,53 gram,” ujar Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar Kompol I Wayan Artana Senin (28/8).

Hasil interogasi, Pasek Antara mengaku mendapatkan barang tersebut dari NYM yang berada di LP Madiun. Ternyata ini merupakan kali kelima Pasem Antara bertransaksi narkoba.

Diakuinya, transaksi pertama paket sabu dengan berat 5 gram, kedua 10 gram, ketiga 5 gram dan keempat 100 butir ekstasi dan kelima satu ons sabu.

“Sabu tersebut dipecah di kostnya. Upah yang didapat sebesar Rp 50 ribu per alamat,” terangnya.

Sementara itu seorang peternak bebek di daerah Mengwi  Made Sudika (42), diamankan Rabu (23/08) sekitar pukul 15.00 Wita di Jalan Mahendradata, Padangsambian, Denpasar Barat dengan satu paket sabu dengan berat bersih 0,06 gram.

“Sabu tersebut dari Nyoman Satra dibeli seharga Rp 300 ribu dan sudah tiga kali membeli,” katanya.

Berdasarkan pengakuan tersebut, akhirnya Nyoman Satra (52), yang merupakan supir taksi diamankan pada hari yang sama sekitar pukul 16.30 Wita di Jalan Buana Kubu, Gang Asem 1, Padangsambian, Denpasar Barat dengan 5 paket sabu 0,59 gram.

“Barang tersebut ditaruh di meja dapur. Dari pengakuannya asal barang dari GS yang berada di Lapas Kerobokan. Dibeli seharga Rp 1,3 juta per gram. Kemudian dipecah dan dijual kembali seharga Rp 300 ribu,” jelasnya.

Tak berhenti di situ, petugas turut mengamankan seorang perempuan Reni Seiva (21), Jumat (25/08) sekitar pukul 19.40 Wita di Jalan Tukad Balian, Gang Komodo, Renon, Denpasar Timur, dengan barang bukti satu paket sabu seberat 0,21 gram.

Reni ditangkap Blbersama rekannya Komang Artawan (35), yang merupakan satpam salah satu SMK yang berlokasi di Renon, diamankan Jumat (25/08) sekitar pukul 19.40 Wita di Jalan Tukad Balian, Gang Komodo, Renon, Denpasar Timur, dengan barang bukti 3 paket sabu seberat 17,26 gram.

“Sabu tersebut dari seseorang bernama AL yang berada di LP Kerobokan. Keduanya disuruh untuk mencarikan, AL peluncur atau tukang tempel sabu,” jelasnya.

Setelah menangkap Komang Artawan, seorang sopir bus pariwisata Made Panye Setiawan (40), juga diamankan sekitar pukul 21.30 Wita di Jalan Tukad Balian, Renon Denpasar Selatan. Barang bukti uang tunai Rp 300 ribu yang merupakan uang pembayaran sabu dari Wayan Budarsana (48).

Dari pengembangan kasus akhirnya petugas mengamankan Wayan Budarsana, seorang makelar jual beli mobil pada jam yang sama di Jalan Danau Tondano Gang IV, Sanur Kauh, Denpasar Selatan dengan narang bukti satu paket sabu 0,15 gram.

“Penangkapan yang bersangkutan merupakan pengembangan dari MPS,” tandasnya. (Sid)

Editor: Ni Ketut Budiantari

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment