Empat Parpol di Flotim “Dijepit” BPK NTT Akibat Tidak Serahkan LPJ

Situasi rapat gabungan Komisi DPRD Flores Timur, Rabu (23/08). Foto: bnn/emnir.

Larantuka/BaliNewsnetwork-Ada empat partai politik (Parpol) di Kabupaten Flores Timur yang hingga saat ini masih “dijepit” BPK Perwakilan NTT untuk melakukan proses pencairan dana bantuan pembinaan Parpol Tahun 2017 akibat tidak disiplin dalam pertanggungjawaban penggunaan dana bantuan pembinaan Parpol Tahun Anggaran 2016.

Ke-4 Parpol tersebut adalah PDIP, Gerindra, PKP Indonesia dan Hanura. Sementara yang telah mendapat rekomendasi BPK untuk disandingkan dengan persyaratan lainnya dalam pencairan dana pembinaan Parpol Tahun 2017 adalah Partai Golkar, NasDem, PKB dan Demokrat.

Hal tersebut terungkap dalam rapat gabungan Komisi DPRD Flotim, Rabu (23/08) tatkala anggota DPRD Pius Pedang Melai (fraksi Gerindra) meminta penjelasan pihak Badan Kesbangpol terkait realisasi APBD semester pertama yang dikelola Kesbangpol khusus untuk dana pembinaan Parpol.

Kepala Badan Kesbangpol Flotim Andreas Kewa Ama pun secara terbuka menjelaskan bahwa pada bulan Pebruari 2017 yang lalu, pihak Kesbangpol kembali menyurati kembali delapan pimpinan Parpol pemilik kursi di DPRD Flotim untuk segera memasukan LPJ tersebut yang akan diserahkan kepada BPK Perwakilan NTT. Namun surat kedua yang sebelumnya telah dilayangkan pada tanggal 6 Desember 2016 itu pun masih kandas dengan keterlambatan. Ada Parpol yang memasukannya pada posisi akhir dalam kegiatan audit keuangan oleh BPK tersebut. Alhasil, rekomendasi BPK NTT pun hanya ditujukan kepada empat parpol yang akan disandingkan dengan persyaratan lainnya untuk melakukan proses pencairan dana 2017.

“Bagi keempat Parpol yang belum mendapatkan rekomendasi itu, kami akan segera melakukan koordinasi dengan pihak BPK Perwakilan NTT untuk mendapatkan kejelasan LHP BPK. Hingga pada posisi rapat kita ini pun, dari Parpol yang telah mendapat rekomendasi dari BPK tersebut yang mengajukan permohonan pencairan dana. Sehingga kami belum melakukan proses tersebut,” jelas Andreas Kewa Ama.

Dikonfirmasi usai sidang terkait rincian Parpol penerima rekomendasi dan yang masih “dijepit” BPK, Kepala Badan yang mengelolah Rp 3.705.860.305,81 di TA 2017 itu menyebutkan, Partai Golkar, NasDem, PKB dan Demokrat sebagai kelompok Parpol yang aman. Sedangkan PDIP, Partai Gerindra, PKP Indonesia dan Hanura sebagai kelompok Parpol yang belum mendapatkan rekomendasi BPK NTT. (Emnir)

Editor: Ni Ketut Budiantari

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment