Terdakwa I Wayan Murdana alias Lengkong saat menjalani sidang putusan di PN Denpasar belum lama ini. bnn/dok

Denpasar/BaliNewsNetworok-I Wayan Murdana alias Lengkong, pecatan polisi yang terlibat kasus Narkotika akhirnya mengajukan upaya hukum kasasi atas putusan Pengadilan Tinggi (PT) Bali, yang diterima 18 Agustus 2017 lalu.

Dalam putusan itu, majelis hakim tingkat banding menyatakan sependapat dengan putusan majelis hakim PN Denpasar yang menyatakan terdakwa Lengkong yang sempat kabur dari sel tahan sementara PN Denpasar itu terbukti bersalah menjadi perantara jual beli narkotika dan divonis hukuman 10 tahun penjara.

Selain divonis 10 tahun penjara, dalam amar putusan majelis hakim PN Denpasar, Lengkong juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp 1 miliar atau subsider 6 bulan kurungan.

Hal ini seperti diungkap Benny Hariyono, yang tidak lain adalah kuasa hukum I Wayan Murdana alias Lengkong yang ditemui di PN Denpasar, Senin (21/8). Benny mengatakan, atas putusan PT Denpasar itu, pihaknya menyatakan kasasi.

“Kami diberi waktu 14 hari untuk menyusun memori kasasi,” kata Benny kepada wartawan.

Ditanya apa alasan mengakukan kasasi, pengacara muda ini mengatakan, Lengkong tidak terima dengan hukuman 10 tahun penjara.

“Karena selama menjelani proses penyidikan, Lengkong menganggap dirinya banyak membantu BNN dalam mengungkap jaringan peredaran Narkoba sehingga layak disebut sebagai justice collaborator,” ungkap Benny.

Oleh karena ini, kata Benny, Lengkong sangat kecewa saat mengetahui putusan PT Bali yang menguatkan putusan PN Denpasar.

“Dalam memori banding sebelumnya kami sampaikan permohonan keringanan hukuman dengan berbagai pertimbangan. Namun apa yang kami sampaikan tidak dijadikan pertimbangan. Hal ini membuat Lengkong kecewa sehingga mengajukan kasasi,” pungkas Benny.

Seperti diberitakan sebelumnya, I Wayan Murdana alias Lengkok, terdakwa kasus Narkotika ini pernah kabur dari sel tahanan sementara di PN Denpasar, Selasa (16/5) lalu. Namun Lengkong kembali tertangkap, Kamis (18/5) di Lombok Utara, NTB.

Pada sidang sebelumnya di PN Denpasar, terdakwa I Wayan Murdana alias Lengkong oleh majelis hakim pimpinan Sutrisno dinyatakan terbukti bersalah sebagai perantara jual beli narkotika. Perbuatan Lengkong sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 114 ayat (2) UU RI. No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Karena dinyatakan terbukti bersalah majelis hakim lalu menjatuhkan vonis 10 tahun penjara terhadap Lengkong. Tak hanya itu, majelis juga menghukumnya dengan hukuman denda Rp 1 miliar atau subsider 6 bulan penjara.

Atas putusan itu, Lengkong melalui kuasa hukumnya, Benny Hariyono langsung menyatakan banding. Namun majelis hakim PT Bali menolak Banding yang diajukan terdakwa dan menguatkan putusan PN Denpasar. (pro)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment