Hanya Karena Balas Budi, Bule Afsel Ini Nekat Bawa Sabu ke Indonesia

Olwethu Sizwekasi diapit dua pengacaranya Yanuar Nahak dan Charli Usfunan (BNN/pro)

Denpasar/BaliNewsNetwork-Sidang kasus penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu dengan terdakwa Olwethu Sizwekasi (28), warga negara  Afrika Selatan (Afsel), Senin (21/8) kemarin kembali dilanjutkan. Sidang pimpinan Hakim Made Sukereni itu masuk pada agenda pemeriksaan terdakwa.

Di muka sidang, terdakwa yang didampingi pengacara Yanuar Nahak dan Charli Usfunan ini mengaku melakukan aksi nekat membawa sekilo sabu ke Indonesia karena diperintahkan oleh William.

Dikatakan pula, terdakwa mau mengikuti perintah William karena hutang budi.

“Jadi William ini dulu pernah menolong terdakwa saat melahirkan dan mengurus anaknya. Atas dasar balas budi-lah terdakwa mau menjalankan perintah William,” sebut Yanuar Nahak yang ditemui usai sidang.

Tak hanya itu, terdakwa di muka sidang juga mengaku bahwa William-lah yang menaruh bungkusan yang di dalamnya berisi sabu di tubuh terdakwa. Selain itu, dari pengakuan terdakwa, barang-barang yang ditempel di tubuh terdakwa itu bukannya sabu, melainkan obat.

“Sepengetahuan terdakwa, barang yang ditempelkan di tubuh terdakwa oleh William adalah obat, jadi terdakwa tidak tahu kalau ternyata itu sabu-sabu,” kata Yanuar yang juga diiyakan oleh Charli Usfunan.

Setelah semuanya beres, kata Yanuar, William meminta terdakwa membawa barang bawaannya itu ke Jakarta.

“Jadi tujuannya Jakarta. Tapi saat di Bali terdakwa sudah ditangkap,” ungkap pengacara asal Malaka, NTT itu.

Di muka sidang terdakwa juga mengaku bahwa barang yang dibawanya itu, setelah tiba di Jakarta diserahkan kepada seseorang yang bermana Viktor Wita.

“Tugas terdakwa hanya mengantar barang titipan William ke Jakarta, setelah itu terdakwa pulang kembali ke negaranya (Afrika selatan,) “pungkas Yanuar.(pro)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment