Legislator Kupang yang Tertangkap Basah Judi Siap Disidangkan

Kupang/balinewsnetwork.com.-Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kupang melimpahkan berkas paerkara judi Samging yang melibatkan anggota DPRD Kota Kupang, Robby Y. Kan, Senin (14/8/2017)

“Setelah dilakukan tahap II oleh Polda NTT dan berkas dinyatakan lengkap (P-21) oleh jaksa peneliti berkas perkara. Ada empat tersangka termasuk anggota DPRD,” ujar Kasi Pidum Kejari Kota Kupang, Ihsan Asri kepada wartawan, Selasa (15/8/2017).

Menurut Ihsan, setelah melakukan pelimpahan, pihaknya tinggal menunggu jadwal sidang yang akan ditetapkan oleh Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Kupang.

“Jadwal sidangnya kami tunggu saja dari pengadilan, kapan saja kami siap untuk sidang,” kata Ihsan.

Sebelumnya diberitakan, seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, berinisial R digerebek polisi saat berjudi jenis kartu Samgong di Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa. Wakil rakyat tersebut ditangkap pada Senin, 17 Juli 2017, sekitar pukul 19.00 Wita.

Anggota DPRD dari Partai Hanura ini ditangkap bersama tiga terduga lainnya, yakni PEM, BS, dan BN. Dalam penangkapan itu, polisi juga mengamankan barang bukti berupa uang sebesar Rp 4 juta dan kartu sebanyak 52 lembar.

Penangkapan terhadap kader Partai Hanura yang sedang berjudi itu pun mendapat reaksi keras dari Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura NTT, Jimmy Sianto.

“Selain proses hukum, di internal partai juga akan memeriksa yang bersangkutan. Pastinya, partai akan memberi hukuman yang terberat bisa di-PAW (pergantian antar waktu), bahkan bisa dicabut keanggotaan dari partai,” ucap Jimmy kepada wartawan , Rabu, 19 Juli 2017.

Sebagai legislator atau utusan rakyat, perbuatan tersebut sangat merugikan partai dan konstituen yang memilih RK sebagai anggota DPRD. “Sudah memalukan konstituennya dan partai, jika terbukti bersalah, maka akan diberikan sanksi dari partai, yakni PAW,” ujar Jimmy.

Ketua Umum (Ketum) Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) meminta Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Hanura NTT untuk segera melaporkan keterlibatan kader partai yang digerebek saat berjudi Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Senin, 17 Juli 2017.

“Saya belum mendapat laporan terkait kasus judi itu. Saya minta DPW Hanura segera melaporkan kasus itu,” ucap OSO kepada wartawan, Senin, 24 Juli 2017.

Dia menekankan, jika benar kader Hanura tersebut terlibat kasus judi dan sudah ditetapkan tersangka, maka harus segera dicopot, baik sebagai kader maupun anggota DPRD Kota Kupang. (Amar Ola Keda)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment