Hadiah Bagi Tim Penyelamat 4 Anggota TNI yang Sempat Hanyut di Laut Batek

Danrem 161 / Wira Sakti Kupang, Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa memberi penghargaan kepada Tim Basarnas Kupang.BNN/Amar Ola Keda

Kupang/BaliNewsNetwork.com,- Danrem 161 / Wira Sakti Kupang, Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa memberi penghargaan kepada Tim Basarnas Kupang yang telah melakukan penyelamatan terhadap empat personel Satgas Pam Puter Pulau Batek. Selain Barasnas, Danrem 161 juga memberi penghargaan kepada Tim Lantamal VII Kupang.

“Penghargaan ini sebagai bentuk penghargaan terhadap aksi kemanusiaan Basarnas dan Lantamal VII yang telah menyelamatkan nyawa empat anggota TNI,” ujar Brigjen Teguh kepada wartawan saat pemberian penghargaan di Aula VIP Bandara Eltari Kupang, Senin (14/8/2017).

Brigjen Muji mengatakan, empat personel Satgas Pam Puter Pulau Batek mengalami kondisi yang cukup mengkhawatirkan dimana perahu Landing Craf Robber yang menjadi sarana transportasi dan mobilitas di wilayah penugasan, mengalami mati mesin yang mengakibatkan 4 personel Satgas hanyut terbawa arus dan terombang ambing selama 24 jam lebih.

“Kronologisnya pada hari Kamis 10 Agustus 2017 pukul 06.00 wita 4 Anggota Satgas Pam Pulau Terluar berangkat dari Pulau Batek menuju Oepoli tujuan belanja kebutuhan logistik dapur,” jelas Brigjen Teguh.

Setelah selesai belanja pukul 17.30 wita, lanjut Danrem, Personel Satgas Pam Puter tersebut kembali dari Oepoli ke Pulau Batek dengan kondisi normal penyeberangan mencapai 30 hingga 45 menit, setelah pukul 20.00 wita Personel Satgas Pam Puter tersebut belum tiba di Pulau Batek sehingga Danton Satgas Puter Lettu (Mar) Wahyu dan Letda Inf Sigit Budi berkoordinasi untuk menanyakan atau menghubungi salah satu warga di Oepoli bahwa anggotanya belum tiba.

“4 Personel Satgas Pam Puter yaitu Praka Ronal, Pratu Agung, Pratu Sudarman dan Pratu Ardi menggunakan LCR untuk kembali ke Pos Pulau Batek” ujarnya.

Dia menambahkan, berdasarkan laporan dan informasi yang di terima Korem 161/Wira Sakti selaku Komando Pelaksana Operasi Pam Puter berkoordinasi dengan instansi lain yaitu BASARNAS  Kupang guna melaksanakan pencarian ke lokasi dan dibantu oleh Kabasarnas, Kasubsiops Basarnas, 13 orang awak kapal, 2 angota pers dari Bakamla dan juga dikerahkan KRI Abdul Halim Perdanakusuma – 355 milik Lantamal VII/ Kupang. Pada pukul 19.49 wita (11/8/2017) BASARNAS berhasil menemukan 4 personel Satgas Pam Puter tersebut tepatnya di koordinat 09° 38’39” Selatan (South) dan 123° 31’00” Timur (East) dalam keadaan selamat dan aman.

Sebelumya diberitakan, empat orang anggota TNI Angkatan Darat dari Satuan Tugas Pengamanan Pulau Terluar di Pulau Batek, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang sempat dikabarkan hilang, akhirnya ditemukan selamat.

Kapenrem 161/Wira Sakti Kupang, Mayor Armed Ida Bagus Diana Sukertia mengatakan, empat anggota TNI itu, yakni Praka Ronal, Pratu Agung, Pratu Sudarman, Pratu Ardi, dilaporkan hilang sejak Kamis, 10 Agustus 2017.

“Setelah dilakukan pencarian oleh Basarnas, pada Jumat 11 Agustus 2017, sekitar pukul 19.49 Wita, keempat personel sudah ditemukan dan naik ke kapal dalam keadaan selamat dan aman,” kata Sukertia kepada wartawan, Jumat 11 Agustus 2017.

Menurut Sukertia, perjuangan keempat orang anggota TNI untuk bertahan hidup saat perahu yang ditumpangi mengalami mati mesin di laut lepas sangat mengagumkan. Selama 24 jam mereka terombang-ambing di tengah laut. (Amar Ola Keda)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment