Panji Agustino: Permukaan Tempurung Kelapa yang  Padat dan Bentuknya Melengkung Memungkinkan Memberikan Pengaruhi Terhadap Proses Penerimaan Sinyal

Dedy Panji Agustino.BNN/Rahman

Denpasar/BaliNewsNetwork-Heboh “penemuan” tempurung kelapa sebagai penangkap sinyal telepon selular oleh warga Lewo Awang, Kecamatan Ile Bura, Kabupaten Flores Timur, NTT segera mendapat respon dari Dedy Panji Agustino, seorang pegiat teknologi informasi.

Dihubungi melalui jalur WhatsApp, Minggu (13/08) sore, dosen STIKOM Bali ini mengakui  berita yang dimuat Bali News Nework ini cukup menarik.

“Menarik beritanya. Tapi pada prinsipnya tempurung kelapa bukan berarti menanggkap sinyal. Permukaan tempurung kelapa yang padat dan bentuknya yang melengkung dapat memberikan mempengaruhi tehadap proses penerimaan sinyal wireless,” kata Panji Agustino.

Wentho Eliandu mencoba telepon tempurung kelapa

Lebih Panji Agustino menjelaskan, sebenarnya yang dapat terbukti mempengaruhi penerimaan sinyal wireless itu adalah benda-benda padat dengan bahan aluminium/besi/tembaga.

“Media lainnya (yang bisa mempengaruhi proses penerimaan sinyal) adalah kaleng bekas, tutup panci atau wajan,” ujarnya.

Ketika ditanya apakah benda-benda lain non logam seperti tempurung kelapa ini juga dapat mempengaruhi proses penerimaan sinyal, Panji Agustino mengatakan itu memungkinkan tetapi skalanya sangat kecil pengaruhnya.

“Itu (benda-lain non logam) memungkinkan tapi harus dikaji lagi secara ilmiah,” tukasnya.

Selain itu, demikian Panji Agustino, beberapa benda non logan seperti gelas (kaca) dapat juga berpengaruh terhadap proses penerimaan sinyal wireless meski dengan intensitas yang sangat kecil. (rsn)

Berita Terkait:

Kampung Tak Bersinyal, Warga Lewo Awang Flores Timur Telepon Menggunakan Tempurung Kelapa

 

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment