Sudarmayasa dan Putri Udiani Sabet Teruna Bagus Teruni Jegeg STIKOM Bali

Asisten II Pemkot Denpasar Ir. Anak Agung Sudarsana foto bersama Teruna Bagus Made Sudarmayasa dan Teruni Jegeg Ni Luh Gede Putri Udiani. BNN/Rahman

Denpasar/BaliNewsNetwork-Pasangan Made Sudaramayasa dan Ni Luh Gede Putri Udiani akhirnya dinobatkan sebagai Teruna Bagus dan Teruni Jegeg (TBTJ) STIKOM Bali tahun 2017 setelah menyisihkan sembilan pasang muda mudi (teruna teruni) lainnya dalam grand final yang digelar di gedung Ksirarnawa, Art Center, Denpasar, Kamis (03/08) malam.

Dengan predikat yang diraih itu, untuk setahun ke depan keduanya akan menjadi brand ambassador STIKOM Bali dalam setiap event, termasuk diikutsertakan dalam ajang serupa di tingkat kabupaten/kota atau Provinsi Bali.

Dalam pemilihan TBTJ yang diadakan oleh Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma (KMHD) STIKOM Bali ini, sebagai runner up 1 adalah pasangan I Nyoman Agus Adi Sudana Putra dan Ni Waya Teja Swari. Sedangkan runner up 2 adalah pasangan Gede Agus Bimaskara Kusuma daan Ni Putu Krisnadewi.

Pasangan I Wayan Agus Adinegara dan Luh Gede Mega Pradnya Sari dinobatkan sebagai Teruna Teruni Minat dan Bakat karena pasangan ini memiliki kelebihan lain dalam hal minat dan bakat.

Sementara Teruna Teruni Favorit direbut oleh pasangan Gede Agus Bimaskara kusuma dan Ni Wayan Teja Swari.

Para pemenang TBTJ 2017 bersama TBTJ 2016

Ketua Umum KMHD STIKOM Bali Komang Ayu Sherlyna Aristya menjelaskan, terpilihnya Terune Bagus Teruni Jegeg STIKOM Bali 2017, sebelumnya telah melalui beberapa tahapan. Mulai dari babak penyisihan, masa karantina  peserta dari 27 Juli  sampai 3 Agustus 2017.

“Peserta sampai seperti saat ini tidaklah mudah, karena mereka harus melewati beberapa tahapan atau proses yang meski dilalui,” terang Sherly, panggilan akrab Komang Ayu Sherlyna Aristya.

Sherly melanjutkan, tema yang diangkat pada ajang pemilihan TBTJ STIKOM Bali 2017 adalah “Adhah Yowana Pragati Unnati Bali”, yang artinya sebagai wadah pemuda pemudi Bali untuk lebih  mengerti akan budaya Bali.

“Peserta yang terpilih sebagai Terune Bagus Teruni Jegeg STIKOM Bali 2017 sebagai generasi muda setidaknya dapat mengembangkan budaya-budaya Bali pada khususnya, di tengah-tengah gempuran teknologi yang semakin deras,” harap mahasiswi cantik ini.

Sementara itu,  Ketua Panitia TBTJ STIKOM Bali  2017, I Dewa Gede Ardiana  menambahkan,  kegiatan ini sudah dimulai dari 21 Juli sampai 3  Agustus.  Hari pertama dan kedua, pada 21 dan 22 Juli dilaksanakan sesi seleksi dari 12 pasang peserta dijadikan 10 pasang peserta untuk selanjutnya masuk ke grand final.

“Sesi pertama ada tes tulis dan tes interview, lanjut tes keterampilan sampai tes minat bakat yang ditampilkan saat pembukaan di STIKOM Bali Convention Center pada 27 Juli,  disertai pengumunan untuk 10 besar finalisnya. Setelah itu, masuk karantina dan mendapat  pembekalan atau pelatihan-pelatihan,  hingga grand final  3 Agustus  di sini,” terang  I Dewa Gede Ardiana. (rsn)

 

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment