Video Baby “J” Disiksa Ibu Kandung Viral di Medsos

Foto video penyisakaan baby J. BNN/IS

Denpasar/BaliNewsNetwork-Video seorang bayi laki-laki yang dipanggil baby J disiksa ibu kandungnya, Maria Dangu, lantaran merasa kesal dengan ayah si bayi yang warga Austria, menjadi viral  setelah diunggah di media sosial (medsos) oleh beberapa akun di antaranya Bantu Share, Eva Vega dan Thenewbikingregeten.

Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, dalam akun Bantu Share, diceritakan bahwa ibu kandung baby J yang diduga orang Sumba, NTT, menyiksa baby J lantaran diduga permasalahannya dengan ayah biologis si anak yang telah menyakiti dan mengecewakan dirinya sehingga membuatnya depresi dan melakukan penyiksaan tersebut. Akibatnya,  baby J harus diasuh oleh salah satu Yayasan Metta Mama & Maggha.

Selang beberapa bulan berada di yayasan, dari unggahan  akun Thenewbikingregeten tertanggal 27 Juli 2017 pukul 23.47 Wita  memaparkan bahwa ibu kandung baby J saat itu tengah menderita Bipolar Disorder.

Setelah itu ibu kandung baby J meminta bantuan ke P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perembuan dan Anak) untuk meminta bantuan agar bayi tersebut dikembalikan kepadanya. Pihak P2TP2A pun mengabulkan sehingga mereka memberikan tenggang waktu 2 hari ke yayasan tersebut, setelah itu bayi tersebut akan diambil yang disebut-sebut penyerahan dilakukan di  P2TP2A.

Pihak yayasan berharap baby J tetap diasuh oleh mereka, karena khawatir ibu kandungnya akan menyiksanya lagi.

Selain itu akun atas nama Eva Vega  juga nampak mengunggah video kekerasan terhadap baby J tersebut. Hingga menjadi viral, belum ada satupun pihak terkait yang bersedia memberikan keterangan mengenai hal ini.

Video tersebut terdiri dari dua rekaman namun beberapa juga nampak menggunggahnya menjadi tiga rekaman. Salah satu video yang bermula di tempat tidur baby J dengan durasi 1.38 menit diawali dengan  ibu kandung baby J menyebut  kata-kata  “this is drama honey” (inikah drama, sayang) dan mulai meluapkan emosinya kepada sang bayi.

Dalam rekaman tersebut baby J mengalami   penyiksaan demi penyiksaan dimulai pada menit ke 0.06 dengan melakukan pemukulan pada pantatnya berkali-kali. Tak berhenti di situ, lalu menit 0.13 dijewer telinga kanannya dan menit 0.17 dicubit mulutnya. Sementara baby J menangis keras, sang ibu tetap tidak berhenti, bahkan terekam dengan jelas kata-kata “ I was so hurt” (aku sangat terluka).

Penyiksaan dilanjut pada menit 0.24 dengan ditapuk mulutnya berkali-kali. Lalu dicubit lehernya pada menit ke 0.32. Pada menit ke 0.38 dalam rekaman baby J justru dijinjing dan dimasukkan ke dalam bak. Hingga menit 0.42 baby J yang menangis keras kembali dijinjing dan diturunkan di lantai hanya dengan memakai kaos.

Penyiksaan berlanjut pada menit 0.50 dengan disiram air menggunakan gayung berkali kali dan sang ibu menumpakan sunlight pada menit 0.59. Sedangkan pada menit ke 1.09 sang ibu dengan jelas mengatakan bahwa berharap J sakit dan mati sambil tetap menyiramnya dengan air.

Pada menit ke 1.21 terlihat sang ibu kandung bermaksud menginjak baby J dengan meletakkan kaki kanannya di atas kepala dan punggungnya sambil diguyur air dan sedikit tekanan.

Sedangkan di video kedua yang juga berada di tempat tidur dengan durasi 1.19 menit, baby J yang tengah telanjang dan tengkurap ditarik kaki kirinya dan kaki kanannya pada detik ke 0.04. Sementara itu sang ibu memukulnya berkali-kali dengan menggunakan popok hingga si anak menangis keras di menit 0.13.

Tak puas di situ, baby J yang akhirnya diangkat dan dibanting ke tempat tidur lalu mengulang melakukan pemukulan dengan menggunakan popok.

Pada menit ke 0.51 kekerasan berakhir hingga dilanjutkan pada menit ke 0.58 dengan mengambil talenan (papan potong sayuran) dan bermaksud memukul baby J. Sang ibu nampak berubah pikiran hingga akhirnya kembali mengambil popok dan memukulkannya.

Bayi malang ini diduga lahir dari hubungan tanpa nikah Maria Dangu dengan Otmar Daniel Adelsberger atau Mr Otty, pria bule asal Asutria. (Sid)

Editor: Rahman Sabon Nama

Berita Terkait:

Ibu Penyiksa Baby “J” Diperiksa Polda Bali

Benyamin Seran, Kuasa Hukum Ayah Biologis Baby “J” Bantah Kliennya Bermasalah

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment