Mayat WNA Diduga Balon Ditemukan Nelayan Pantai Medewi, Jembrana

Foto:bnn/ist.

Jembrana/BaliNewsNetwork-Dikira balon mengapung, sosok mayat diduga Warga Negara Asing (WNA) ditemukan terapung di Pantai Medewi, Pekutatan, kabupaten Jembrana, Bali, Rabu (26/7) sekira pukul 09.30 Wita pagi tadi. Saat ini belum diketahui identitas mayat tersebut. Mayat tersebut tengah diidentifikasi oleh Polres Jembrana, SAR dan BPBD Jembrana.

Saat ditemukan, jazad WNA tersebut sudah dalam kondisi tewas dengan mengalami banyak luka di sekujur tubuhnya. Tampak jazad korban seperti mengenakan pakaian surfing berwarna biru. Kuat dugaan mayat WNA tersebut merupakan mayat WNA yang hilang terseret arus di Pantai Kuta belum lama ini.

Kepala BPBD Jembrana Eko Susilo yang dikonfirmasi mengungkapkan, penemuan mayat tersebut diketahui oleh saksi seorang nelayan atas nama Srahadi (31). Selasa (25/7) sekitar pukul 23.00 Wita saksi berangkat melaut menuju perairan Tabanan. Kemudian pada pukul 02.00 Wita, Rabu (26/7) dini hari tadi, saksi mulai menangkap ikan dengan memasang jaring.

Setelah pukul 06.00 Wita pagi hingga pukul 08.00 Wita, saksi mulai mengangkat jaring yang dipasang. Namun karena tidak mendapat hasil tangkapan saksi segera menarik jaring, dan bergegas pulang. Setelah jalan beberapa saat sekira pukul 09.30 Wita, saksi melihat sesuatu yang dia kira balon lantaran mengapung.

“Setelah didekati ternyata seorang mayat berjenis kelamin laki-laki yang diduga orang asing mengambang di laut, dan dikerumuni burung, lalu saksi mengikat mayat tersebut dengan tali jaring, dan menyeretnya ke darat,” terang Eko Susilo, Rabu (26/7).

Mayat tersebut atas perintah Ketua Nelayan Misrawan dinaikan ke atas perahu atau jukung ke sekitar perairan Pekutatan oleh 4 saksi nelayan lainnya bernama Lukman, Gunawan, Abdul Rasid, dan Sanuri. Sekitar pukul 15.00 Wita mayat di evakuasi ke daratan di Tempat Penampungan Ikan (TPI), Desa Medewi, Pekutatan, Jembrana. (sid)

Editor: Ni Ketut Budiantari

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment