Maling Duit Majikan Rp 25 Juta, Pria Ini Baru Beli Pil Penenang

Tsk saat rilis di Mapolsek. Foto:bnn/ist.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Kepincut duit puluhan juta yang tersimpan di laci meja bosnya, Husaeri (29) asal Jember ditangkap petugas, Minggu (23/7) sekira pukul 08.30 Wita di sebuah warung kopi tepatnya di Jalan Curamalang, Desa Gemelar, Rambipuji, Jember, Jawa Timur. Pelaku ditangkap lantaran telah membobol laci milik bosnya senilai Rp 25 juta.

Kapolsek Denpasar Barat, Kompol I Gede Sumena mengatakan, kasus ini bermula dari laporan korban Dedik Sunardi pemilik showroom mobil dan motor di Jalan Kartini No. 212 Denpasar Barat.

Diterangkannya, korban Dedik Sunardi meninggalkan showroom sekitar pukul 12.30 Wita untuk makan siang dan sholat. Setelah itu korban menengok cucunya, kemudian pada pukul 16.00 Wita korban kembali ke tempat kerjanya.

“Saat itu dia melihat lacinya sudah rusak. Dan isinya juga sudah diambil. Saat itu korban langsung melaporkan kejadian itu kepada kami,” ujarnya di Denpasar, Rabu (26/7).

Dalam laci tersebut, berisi uang Rp 25 juta dan BPKB 10 buah. Dan dari laporan tersebut, pihaknya melakukan pengejaran. “Dan kami mendapati pelaku sudah ada di Jawa Timur. Dia kami tangkap saat pelaku di warung sedang ngopi,” terangnya.

Modus tersangka, ujarnya dengan merusak kunci laci tersebut. Sementara itu, barang bukti yang diamankan antara lain, 7 buah BPKB, uang tunai Rp 24 juta lebih, 1 tas warna merah, 98 butir obat penenang, 1 buah handphone merk Advan, 1 sepeda motor Yamaha Vega warna hijau, 18 lembar cicilan, dan pakaian yang dipakai saat melakukan pencurian.

“Uang hasil curiannya itu belum banyak dia pakai. Dia baru menggunakan uang itu kurang dari Rp 500 ribu. Dan uangnya dia pakai beli obat penenang,” tandas Kapolsek didampingi Kanit Reskrim Iptu Aan Saputra R.A saat rilis di Mapolsek.

Sementara Aan Saputra menambahkan jika tersangka membeli obat penenang hanya untuk menenangkan diri saja. (sid)

Editor: Ni Ketut Budiantari

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment