Tingginya Kejahatan di Jalanan, Polda Bali Bentuk Satgas SABATA

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Hengky Widjaja. Foto: bnn/ist.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Setelah sukses membentuk Satgas CTOC (Counter Transnational and Organized Crime), Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose kembali akan membentuk Satgas yang diprioritaskan untuk menangani kejahatan jalanan dan anarkisme, yang diberi nama SABATA (Satuan Bhayangkara Anti Bandit-Street Crime-Anarkhis).

Saat dikonfirmasi terkait pembentukan Satgas tersebut, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja mengatakan sebanyak 20 personel Direktorat Sabhara Polda Bali, saat ini sedang dilatih dan digembleng oleh instruktur dari Densus 88 Anti Teror Mabes Polri.

“Ke-20 orang ini sebelumnya sudah mengikuti tes psikologi untuk mengetahui tingkat kecerdasan, kejelian, emosional dan kepekaan yang dimiliki masing-masing personel,” ujarnya Selasa (25/7).

Hengky Widjaja menjelaskan, pelatihan ini dilaksanakan selama 12 hari yaitu dari tanggal 17 sampai dengan 29 Juli 2017, bertempat di Lapangan Tembak Tohpati.

Materi yang diberikan oleh instruktur meliputi pengenalan senjata, teori manipulasi senjata, mengisi ulang senjata, menembak di tempat, menembak posisi berlutut tempur, menembak bergerak, teknik pemborgolan dan penggeledahan senjata serta penangkapan berjalan. Tidak hanya itu, para peserta juga dibekali cara penangkapan atau penyerangan motor dan mobil, teknik dasar CQB, pengamanan VVIP protection dan medic tempur.

Mantan Kasat Reskrim Polres Gianyar ini menambahkan, pasukan ini nantinya akan bertugas sebagai tim penindak terhadap para pelaku tindak pidana kejahatan jalanan.

Digelarnya pelatihan ini, untuk meningkatkan kemampuan para penindak agar setiap pergerakannya sesuai dengan aturan dan SOP (Standar Operasional Prosedur) serta tidak melanggar HAM (Hak Asasi Manusia).

“Kejahatan jalanan merupakan ancaman yang amat nyata bagi masyarakat kita, apalagi  kejahatan ini disertai dengan kekerasan seperti premanisme, penjambretan, penodongan, pemerkosaan, penganiayaan dan perampokan. Dengan pasukan ini, diharapkan situasi Bali akan terus aman dan kondusif,” tandasnya. (sid)

Editor: Ni Ketut Budiantari

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment