Baru Dengar Dakwaan Jaksa, Kurir Narkoba Ini Menangis

Terdakwa Iwan Suryono saat sidang di PN Denpasar (bnn/pro)

Denpasar/BaliNewsNetwork-Siapapun tentu tidak ingin berusan dengan hukum, apalagi sampai harus mendekam dalam perjara. Seperti yang dialami pria bernama Iwan Suryono. Pria yang ditangkap karena diduga menjadi kurir atau perantara jual beli Narkotika itu sepertinya tidak siap masuk penjara.

Buktinya, pada sidang, Selasa (25/7) baru mendengar dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Mia Fida, terdakwa yang beralamat di Jalan Tukad Balian itu sudah menangis. Meski begitu, usai sidang terdakwa kembali tersenyum karena bertemu dengan keluarganya.

Terungkap dalam dakwaan jaksa, barang bukti (BB) Narkotika yang dimiliki terdakwa cukup banyak, yaitu 4,25 gram sabu dan 3,54 gram ekstasi. Karena itu, terdakwa pun pun terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara dan minimal 6 tahun.

Dalam dakwaan Jaksa yang dibacakan dihadapan majelis hakim pimpinan Wayan Kawisada itu terdakwa dijerat dengan dua pasal, yaitu Pasal 114 ayat (2) dan 112 ayat (2) UU No. 31 tahun 2009 tentang Narkotika.

Terdakwa didakwa menawarkan, untuk dijual, membeli, atau menjadi perantara dalam jual beli Narkotika yang beratnya melebihi 5 gram. Dalam dakwaan dipaparkan pula, terdakwa ditangkap Polisi pada tanggal 5 Mei 2017 sekira pukul 14.00 Wita di kamar kostnya.

Penangkapan terdakwa berawal dari ditangkapnya Rambu Ngana (terdakwa dalam berkas terpisah). Saat Rambu Ngana ditangkap, kepada Polisi mengaku membeli sabu dari seorang bernama Iwan (terdakwa).

Atas informasi terebut, Polisi lalu melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap Iwan. “Saat dilakukan penangkapan dan penggeledahan badan terhadap terdakwa Iwan, petugas tidak menemukan apa-apa,”sebut JPU dalam dakwaanya.

Petugas lalu melakukan penggeledahan di kamar kos terdakwa.”Didalam kamar terdakwa petugas menemukan 11 plastik klip yang semuanya berisi kristal bening yang diduga sabu,”tegas jaksa Kejari Denpasar itu.

Dalam dakwaan disebut pula, saat ditanya petugas, terdakwa mengakui BB berupa Narkotika yang ditemukan dalam kamarnya itu adalah miliknya yang dibeli dari orang bernama Frenky (DPO).

Dari pengakuan terdakwa, BB itu dibelinya untuk dapakai sendiri dan sisahnya dijual kepada teman-temanya.”Terdakwa juga mengaku telah menjual sabu kepada Rambu Ngana,”pungkas JPU.(pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment