Koordinator Kopertis VIII Bali – Nusra Prof. Dasi Astawa Soal Demo  Mahasiswa Eks Universitas PGRI – Sudah Terwadahi, Tak Perlu Demo, Apalagi Mau Dituntut?

Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Koordinator Kopertis Wilayah VIII Bali – Nusa Tenggara Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si meminta para mahasiswa eks Universitas PGRI Kupang untuk tidak melakukan aksi demonstrasi ke mana-mana menyusul pencabutan izin operasional Universitas PGRI oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI, sebagai buntut dari kisruh antara pihak yayasan dan pihak rektorat.

Menurut Dasi Astawa, persoalan Universitas PGRI Kupang sudah clear, para mahasiswa juga sudah terwadahi sehingga tidak perlu lagi melakukan aksi demo.

“Terhadap Universitas PGRI di NTT sudah dicabut izinnya oleh pak menteri. Atas pencabutan izin tersebut, kepada kedua belah pihak dianjurkan untuk mengajukan pendirian PTS baru, lalu kedua-duanya sudah turun izinnya, yang satu bernama Universitas Pendidikan Guru 45 Kupang dan satu lagi namanya Universitas Arasatya Deo Kupang,” kata Dasi Astawa ketika dicegat usai membuka seminar “Penguatan Kualitas Tata Kelola dalam Rangka Membangun Budaya Mutu Perguruan Tinggi” di STMIK Primakara Denpasar, Selasa (18/07).

Lebih jauh Dasi Astawa menjalaskan, dalam Surat Keputusan (SK) izin operasional yang diberikan Kementerian Ristek dan Dikti kepada kedua PTS baru tersebut, secara tegas disebutkan kewajiban yayasan yang lama untuk memindahkan (migrasi) mahasiswa ke kedua kampus tersebut, sesuai keinginan mahasiswa.

“Terhadap mahasiswa-mahasiswanya yang dulu itu,  kewajiban yayasan yang lama untuk memindahkan, bisa dia pindahan ke kampusnya masing-masing sesuai dengan keinginan mahasiswa. Mahasiswa dibebaskan memilih, ada yang mau memilih ke Arasatya boleh, ada yang Pendidikan Guru boleh, yang mana saja boleh, silahkan memilih. Dalam SK  sudah dikatakan seperti itu. Sehingga tidak ada alasan lagi mahasiswa tidak terwadahi. Sudah ada dan boleh masuk ke PTS yang baru. Berarti sudah clear masalahnya. Kalau ada lagi demo-demo, apa lagi mau dituntut? Kan sudah diberikan, sudah jelas itu, apalagi?,” tegas Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si. (rsn)

Berita Terkait:

Izin Operasional Universitas PGRI Dicabut, Mahasiswa Duduki DPRD NTT

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment