Peradi Denpasar Versi Munas Makassar Adakan Halal Bihalal

Anggota Peradi Denpasar foto bersama usai halal bihalal. Foto/Ist

Denpasar/BaliNewsNetwork-Dewan Pimpinan Cabang Denpasar (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Versi Munas Makassar, Jumat (14/07) malam menggelar halal bihalal di restoran Pondok Kuring Renon.

Ketua DPC Denpasar Peradi Versi Munas Makassar I Wayan Purwita, SH didamping ketua panitia acara halal bihalal  Narcis, SH menjelaskan, malam halal bihalal ini mengambil  tema Merajut Kebersamaan dalam Perbedaan guna lebih menjalin rasa solidaritas sesama anggota Peradi Denpasar Versi Munas Makassar.

“Tema ini sengaja kami angkat mengingat situasi bangsa kita akhir-akhir ini penuh dengan cobaan disintegrasi. Dan tema ini juga sejalan dengan komitmen DPN (Dewan Pimpinan Nasional Peradi-red) pimpinan Juniver Girsang sebagai pengawal NKRI,” kata Wayan Purwita.

“Bagaimana kita bisa rukun kalau kita tidak bersatu?,” ujarnya retoris, sambil mengatakan DPC Peradi Denpasar yang dipimpinnya  beranggotakan sekitar 200 orang.

Dia menjelaskan, salah satu program Peradi Denpasar adalah memberikan pelayanam hukum secara gratis (probono) kepada masyarakat yang kurang mampu.

“Sesuai keputusan DPN Peradi,  setiap kantor hukum wajib memberikan pelayanan hukum secara gratis kepada mayarakat yang kurang mampu minimal 250 jam per tahun,” terang Purwita.

Disebutkan, salah satu pelayanan probono yang sudah dilakukan Peradi Denpasar adalah mendampingi seorang tenaga kerja yang dipecat semena-mena oleh sebuah perusahaan hingga dia akhirnya bisa mendapatkan hak-haknya.

Sementara itu  Ustad I Wayan Nasrul Hadi dalam tausiahnya mengatakan, tradisi halal bihalal sesungguhnya hanya ada di Indonesia dan Malaysia. Di Arab sendiri justru tidak ada. Tetapi kata halal itu diambil dari bahasa Arab yakni al-halal. Yang artinya terbebaskan dari segala kesalahan.

“Saya yakin di agama lain seperti Kristiani dan Hindu juga mengajarkan saling memaafkan. Jadi, pentingnya halal bihalal ini untuk saling memaafkan,” ucapnya.

Pada bagian lain, Utadz Wayan Nasrul Hadi mengajak seluruh anggota Peradi Denpasar untuk selalu introspeksi diri. Sebab, orang cerdas itu adalah orang yang selalu instrospeksi dirinya. (rsn)

 

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment