Besuk Anak  di Resta, Dewa Nyoman Rai Mengaku Kecolongan – Ingin Minta Maaf Langsung dan Siapkan Santunan Untuk Para Korban

Dewa Nyoman Rai. BNN/IST

Denpasar/BaliNewsNetwork-Untuk kali pertama, anggota DPRD Bali Dewa Nyoman Rai (DNR) yang merupakan ayah dari DKDA (16), pelaku penusukan prajurit TNI Prada Yanuar Setiawan (20)‎, mendatangi Polresta Denpasar, Rabu (12/7) sore.

Kedatangannya itu diakuinya untuk menjenguk anaknya, pasca ditangkap kepolisian, Minggu (9/7) lalu.

Anggota Komisi I dari Fraksi PDIP ini mengaku tidak menduga anaknya akan senekat itu, melakukan aksi penusukan kepada seorang tentara.

“Saya sama sekali tidak tahu dan di luar dugaan saya, karena terus terang saja, selama ini pengawasan pada anak saya sangat ketat sekali. Pernah juga dia saya ketahui keluar malam dan waktu itu saya memarahinya,” kata pria berkepala plontos ini.

Menurutnya pada waktu kejadian DKDA keluar sampai pagi tanpa ia ketahui.

“Hal itu yang saya herankan waktu kejadian, saya tidak tau dan ternyata dia keluar sampai pagi. Kemudian pada pagi itu saya mendapat telepon dari kepolisian tentang peristiwa itu,” imbuhnya.

Dia pun pasrah dan menyerahkan semua proses hukum kepada lembaga yang berwajib. Dia berharap dengan peristiwa ini anaknya berpikir bahwa apa yang dilakukannya itu tidak benar.

Pihaknya juga telah meminta maaf pada pihak keluarga korban lewat pemberitaan di media massa dan secepatnya akan bertemu pada pihak keluarga korban.

“Setiap orang tua di dunia ini iya jelas tidak mau mempunyai anak berperilaku semacam itu. Kepada keluarga korban, saya sendiri dari hati yang paling dalam saya sudah terbuka lewat media massa dan menyampaikan mohon maaf kepada semua keluarganya, selain itu dari lembaga kepolisian, TNI baik pusat maupun daerah termasuk Pangdam dan Danrem juga sampai ke tingkat bawah,” ungkapnya.

Lebih jauh lagai Dewa Nyoman Rai mengatakan, selain itu, pihaknya juga telah menyiapkan santunan untuk keluarga korban, baik yang sudah meninggal maupun yang di rumah sakit.

Sementara terkait kunjungannya kali ini dia mengaku baru pertama kalinya menjenguk anaknya di Polresta Denpasat karena selama peristiwa mulai dari penangkapan hingga anaknya dibawa oleh petugas, Dewa Nyoman Rai mengaku tak sempat bertemu.

“Iya ini pertama kalinya saya menjenguk anak saya. Mungkin hanya memberikan nasehat dan suport agar tidak shock karena dia masih kecil,” pungkasnya. (SID)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment