Polda Bali Siapkan Jurus Berantas “Street Crime”

Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose. Foto: bnn/dok.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Kejahatan jalanan atau istilah dalam Bahasa Inggrisnya “street crime” di Bali kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Terutama di titik-titik kawasan pariwisata seperti di wilayah Kuta, Badung dan Denpasar.

Seperti diketahui, wilayah Kuta marak dengan kasus pencopetan, dan penjambretan dengan menyasar wisatawan asing. Hal ini tentu saja merusak citra pariwisata Bali yang terkenal dengan keramah-tamahan penduduknya.

Karena itu, Kepolisian Polda Bali ke depan akan lebih meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi para wisatawan baik asing maupun lokal yang datang berkunjung ke pulau Bali.

“Untuk hal-hal yang bersifat street crime atau kejahatan jalanan kita akan membuat dari satuan Sabhara terkait Operasi Street Crime,” ungkap Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose di Denpasar, Senin (10/7).

Ia menambahkan, pada praktek di lapangannya nanti, Operasi Street Crime yang melibatkan satuan Sabara Polda Bali ini tidak dibekali senjata tajam melainkan dibekali “teaser” sejenis alat setrum kejut listrik.

“Khusus menghadapi bagaimana biar para turis itu bisa merasa nyaman, anggota tidak kami bekali dengan peluru tajam tapi kami bekali dengan peluru yang bisa untuk menyetrum jenisnya teaser. Dan ini akan di latih secara khusus dan itu lebih fokus pada street crime yang ada di Bali,” tandasnya.

Contoh kecil kasus street crime di Bali, data terbaru di wilayah Jimbaran terjadi penjambretan HP jenis Iphone pada awal Juli 2017 kemarin di mana korbannya warga asing dan pelakunya dari luar Bali.

Sementara di kawasan Sanur, Denpasar Selatan penjambretan barang berharga milik turis asing yang tengah bersepeda gayung, bulan Juni 2017 lalu dengan pelakunya orang luar Bali. (sid)

Editor: Ni Ketut Budiantari

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment