Pencari Udang Ditemukan Tewas Mengambang di Bawah Tol Bali Mandara

Jalan Tol Bali Mandara. BNN/IST

Denpasar/BaliNewsNetwork-Seorang pencari udang, Masingut (50), asal Banyuwangi, Jawa Timur ditemukan mengambang di laut, tepatnya di bawah Jalan Tol Bali Mandara, sekitar  500 meter dari pintu tol Benoa, Denpasar, Minggu (9/7) sekitar pukul 08.00 wita.

Saat ditemukan, kondisi mayatnya mengambang dengan posisi tengadah dan nyantol di tiang beton. Selain itu, kondisinya terdapat luka-luka seperti luka lecet pada dahi, dagu, bibir bawah dan leher kiri korban.

Kasat Pol Air Polresta Denpasar Kompol Ketut Suparta membenarkan penemuan mayat tersebut. Menurut keterangan saksi istri korban,

Ni Wayan Suniasih, korban yang tinggal di Jalan Pendidikan Gang Pramuwisata 12, Sidakarya, Densel ini, menjalani profesinya sebagai pencari udang di kawasan tersebut sejak 5 tahun terakhir.

“Menurut pengakuan istrinya, korban berpamitan Minggu dini hari sekitar pukul 01.00 Wita untuk berangkat mencari udang di tempat biasanya. Namun karena curiga lewat jam pulang, akhirnya Wayan Suniasih berniat mencari korban di lokasi tersebut. Hingga akhirnya menemukan suami tercintanya telah meninggal dunia,” ungkap Kompol Ketut Suparta dikonfirmasi Minggu (9/7) malam.

Saat melakukan pencarian, istrinya curiga dengan orang yang ribut-ribut. Dan saat didekati ternyata penemuan jenazah suaminya.

Dua orang saksi yang juga petugas Jasa Marga Pesanggrahan Denpasar Kadek Iwan  (21), dan Wayan Adi (21) mendapatkan info dari nelayan yang melihat mayat tersebut.

Disebutkan, posisi mayat di samping tol gate. Kemudian saksi keliling patroli dan jarak sekitar 400 meter dari  barat pintu tol Benoa, saksi melihat nelayan di bawah jembatan tol melambaikan tangan memberitahu bahwa ada mayat. Hingga akhirnya mayat tersebut dievakuasi pada pukul 10.00 Wita dan dibawa ke RSUP Sanglah.

Sementara itu lima orang saksi telah diperiksa dalam kasus ini. Pihak Pol Air Polresta Denpasar menegaskan bahwa kematian korban tidak ada indikasi kekerasan.

“Tidak ada indikasi kekerasan dan ini juga didukung oleh keterangan dokter. Kalau menurut keterangan istrinya, korban memang sering mengalami keram di betisnya. Namun meski begitu kami tetap melakukan penyelidikan,” tegasnya. (Sid)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment