Pelaku Penusukan Yang Menewaskan Prada Yanuar Setiawan Dibekuk Polisi

Tersangka Dewa Komang Dedi Antony, pelaku penusukan yang menewaskan Prada Yanuar Setiawan. BNN/IST

Badung/Tak butuh waktu lama bagi pihak kepolisian untuk membekuk para pelaku penganiayaan atau perkelahian yang menewaskan seorang Tamtama TNI Prada Yanuar Setiawan (20) asal Desa Mata Air, Kecamatan Reok, Manggarai, NTT, Minggu (9/7) pukul 05.00 Wita di Jalan By Pass Ngurah Rai, tepatnya di depan SPBU Taman Griya, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung.

Selang satu jam dari kejadian, polisi telah mengamankan lima orang pelaku penganiayaan dari 10 orang pelaku (sebelumnya ditulis enam orang-red), termasuk pelaku penusuk korban yakni Dewa Komang Dedi Antony (16), pelajar sebuah  SMU swasta di Denpasar.

Para tersangka  ini menghajar korban akibat ketersinggungan. Diduga, kelompok ini adalah geng motor yang kerap bergerombol di kawasan Kuta Selatan.

PARA PELAKU PENGANIYAAN YANG MENEWASKAN PRADA YANUAR SETIAWAN“Lima tersangka sudah diamankan termasuk tersangka penusukan atas nama Dewa Komang Dedi Antony, Crismas Imanuel (17) sorang remaja putus sekolah, Revo Aswarisya pelajar (19), Ferdiansah seorang mahasiswa (22), dan satu tersangka lagi kita bawa untuk mengambil tersangka berikutnya, diperkirakan enam lagi yang ikut bergerombol pada saat kejadian, jumlahnya 10 orang. Untuk pelaku penusukan masih 16 tahun dan masih sekolah di SMU swasta di Denpasar,” terang Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo di Polsek Kuta Selatan, Badung, Minggu (9/7).

Kronologi kejadian, menurut polii saat itu ada satu kelompok pemuda tanggung di Kuta Selatan yang tengah bergerombol di pinggir jalan TKP Jalan By Pass Ngurah Rai, tepatnya di depan SPBU Taman Griya, Jimbaran, Kuta Selatan. Jumlahnya 10 orang. Tiba-tiba topi pelaku jatuh dan korban yang tengah mengendarai sepeda motor diduga kaget.

Prada Yanuar Setiawan usai dilantik pada17 April 2017 lalu

Prada Yanuar Setiawan usai dilantik pada 17 April 2017 lalu

“Mungkin korban kaget terjadilah miss komunikasi, lanjut dikejar dan terjadi penghadangan hingga perkelahian sampai tersangka Dewa Komang Derdi Antoni menusuk korban hingga meninggal di rumah sakit,” tambah Kapolsek Kuta Selatan Kompol I Wayan Latra.

Terkait dugaan bahwa kelompok pemuda ini adalah kelompok geng motor, dan diduga tengah mabuk bersama, Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo mengaku akan mendalaminya.

“Geng motor (akan) kita dalami, mereka ini ada yang mahasiswa ada yang masih sekolah, semuanya pendatang bukan asli Bali. Soal diduga mereka mabuk juga akan kita dalami, nantilah,” kilahnya.

Pihaknya saat ini sudah berkoordinasi dengan keluarga korban bahwa korban akan diotopsi hari ini juga.

Selain itu, pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan Danrem, Rindam dan Staf Ahli Kodam untuk meredam jangan sampai ada balas dendam kepada tersangka penusukan.

Informasi yang diperoleh, saat ini petugas telah berhasil mengamankan salah satu pelaku lagi.

Soal keberangkatan jenazah, informasi  terakhir dari keluarga Manggarai di Bali bahwa jenazah Prada Yanuar Setiawan saat ini inapkan di rumah duka RSAD Denpasar dan rencananya akan diberangkatkan Senin (10/07) ke Reok, Manggarai. (Sid)

Editor: Rahman Sabon Nama

Berita Terkait:

Liburan, Prajurit TNI Tewas Dianiaya Sekelompok Pemuda

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment