Makelar Properti Jual Kokain ke Bule

Tersangka Rudi Marcio. BNN/ISD

Denpasar/BaliNewsNetwork-Akibat terlilit hutang ratusan juta rupiah Rudi Marcio (49), mengedarkan narkotika jenis kokain khusus untuk warga asing di Bali. Tersangka ditangkap petugas atas kepemilikan narkotika sebanyak 7,9 gram netto.

Makelar properti ini ditangkap di Jalan Tirta Ening II, Sanur, Denpasar Selatan, usai mengunjungi mantan istrinya, Selasa (20/6) lalu sekitar pukul 12.00 Wita.

“Dominan pergaulan pelaku memang dengan orang asing  karena pekerjaannya makelar property, menawarkan rumah atau villa untuk disewa kepada orang asing. Jadi, sasaran dari pelaku memang orang asing,” kata Kasat Narkoba Polresta Denpasar Kompol I Wayan Artha, saat rilis di Polresta Denpasar, Rabu (5/7).

Bermula dari informasi warga masyarakat,  kepolisian Denpasar Selatan bergerak menuju TKP pertama. Saat itu tersangka usai mengunjungi mantan istrinya di Jalan Tirta Ening, Sanur, Densel.

“Kita amankan (tersangka) Selasa (20/6) pukul 12.00 Wita siang beserta BB sejumlah 9 paket. Pengembangan hari itu juga dan tim bergerak ke rumahnya di Puri Kesambi, Kerobokan, Badung dan kita temukan 4 paket kokain, jadi total 13 paket,” terang mantan Kapolsek Kuta Utara ini. Dan setelah ditimbang secara keseluruhan total barang tersebut sebanyak 7,9 gram netto.

Ditambahkan Kasat, pelaku menjual barangnya per paket senilai Rp1,5 juta. Sehingga jika dinominalkan, angkanya mencapai total lebih dari Rp15 juta. Tersangka sendiri sudah berhasil menjual barang itu sebanyak 5 paket.

Meski Kasat Narkoba tidak secara tegas menyebut bahwa keberadaan tersangka merupakan jaringan sindikat pengedar kokain, namun menurutnya kemungkinan besar pengungkapan kali ini, terkait dengan sindikat peredaran kokain jaringan internasional.

“MD orang asing ini kita masih selidiki, tapi ciri dan asal belum diketahui. Kalau profil pelaku,   istri si pelaku sudah meninggal dunia, jadi pergaulan setelah berkeluarga dominan orang asing. Istrinya warga Jerman,” ungkapnya.

Karena melebihi batas UU Narkotika sesuai Surat Edaran Mahkamah Agung (Sema) pelaku dijerat Pasal 112 KUHP ayat 2 tentang menyimpan narkotika golongan I dengan ancaman hukuman  minimal 5 tahun penjara, dan maksimal 20 tahun penjara.

RUDY MARCIO-BB KOKAINTersangka Rudi, membenarkan barang haram tersebut diperoleh dari seorang pria bule yang berinisial MD yang dikenalnya di jalanan di kawasan Sanur, Densel. Barang itu dibeli seharga Rp1 juta dari MD. Namun menurutnya belum dibayar.

Rudi mengaku sudah dua kali membeli dari MD dan menggunakan kokain sejak dua minggu sebelum di tangkap. Terakhir, katanya, menggunakan kokain satu hari sebelum ditangkap.

“Iya (barang) dari MD, gak tau dari mana dia, tapi bule. Baru dua minggu kenal MD di jalan di Sanur. Saya pasarkan di Kuta di pantai,” ucap Rudi pelan.

Meski mengaku bisnis propertinya lancar, Rudi mengaku terjerat hutang hingga ratusan juta rupiah. Ia pun membantah jika berhutang pada MD.

“Kalau keuntungannya  Rp200 ribu per paket, tapi saya terlibat utang, bukan sama MD, saya utang sama orang lain Rp330 juta,” katanya lirih. (Sid)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment