Kasus Curas  Meningkat, Kapolres Sumba Barat Kibarkan Bendera Perang

Kapolres Sumba Barat Muhamad Erwin. BNN/IST

Kupang/BaliNewsNetwork-Menyikapi rentetan kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) yang sering menggangu kenyamanan dan keamanan masyarakat, Kapolres Sumba Barat AKBP Muhamad Erwin menekankan kepada seluruh anggota dan jajarannya untuk mengibarkan bendera perang dengan para pelaku Curas dan menindak tegas para pelaku serta bersama-sama meningkatkan kegiatan patroli di wilayah hukum Polres Sumba Barat tanpa terkecuali.

Komitmen Kapolres ini pun direspon cepat anggotanya. Rabu (28/6/2017), salah seorang pelaku pencurian disertai kekerasan (Curas) yang merupakan warga Perumahan Dolok, Desa Dedekadu, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat berinisial SS,  berhasil diciduk.  SS ditangkap setelah lama masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Polres Sumba Barat.

Penangkapan itu bermula ketika polisi mendapat informasi pelaku berada di acara kematian di Kampung Pumaliti, Desa Dedekadu, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat.

“Pelaku sudah lama masuk DPO. Setelah mendapat informasi, tim langsung melakukan penangkapan,” ujar Kapolres Sumba Barat, AKBP Muhamad Erwin kepada wartawan, Kamis (29/6/2017).

Kapolres mengatakan, saat ditangkap, pelaku tidak melakukan perlawanan dan mengakui semua perbuatannya. Pelaku juga mengaku melakukan kejahatan bersama dua rekannya.

“Saat ini pelaku telah diamankan di Mako Polres Sumba Barat untuk kepentingan pengembangan kasus lanjutan,” kata Kapolres Erwin.

Dia menghimbau seluruh masyarakat untuk selalu waspada agar tidak menjadi korban kejahatan.

“Jika ada yang dicurigai segera lapor ke polisi,” imbuh Kapolres. (Amar Ola Keda)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment