Ditangkap, Spesialis Pencuri Ngaku Jadi Intel Polda Bali

Tersangka Reva Rifai dan BB saat rilis. Foto: bnn/ist.

Kuta/BaliNewsNetwork-Modus mengelabui korbannya dengan mengaku menjadi anggota Intel Polda Bali, Reva Rifai (34), asal Bandung akhirnya ditangkap Kepolisian Polsek Kuta, atas laporan korban I Nyoman Tri Santika (21).

Korban yang beralamat di Jalan Legian, Gang Bendesa No.5, Kuta, Badung ini melaporkan peristiwa hilangnya Ipad Apple miliknya ke Polsek Kuta, Jumat (16/6) sekira pukul 23.00 Wita.

Kapolsek Kuta I Wayan Sumara menjelaskan, pasca mendapatkan laporan tersebut timnya langsung bergerak mencari pelaku.

Menurut keterangan saksi korban, katanya pada Jumat (16/6) sekira pukul 22.30 Wita, saat korban masuk ke dalam kamar untuk mengecek Ipad Apple miliknya ternyata sudah tidak ada.

Sementara saksi lainnya, menyebut bahwa ada seorang laki-laki yang sebelumnya keluar masuk rumah korban sebanyak 2 kali.

“Atas kejadian itu korban mengalami kerugian sebesar Rp 9 juta,” ungkap Kapolsek, Rabu (21/6).

Menurut keterangan saksi, dia sempat melihat seorang laki-laki keluar masuk rumah korban dengan ciri-ciri perawakan sedang tinggi 170 cm, kulit putih, ada tattoo, rambut pendek.

“Selain itu di TKP juga didapat informasi bahwa pelaku sering melintas di Jl. Benesari dengan menggunakan sepeda motor Honda Vario 125 warna putih DK 4470 OZ,” ungkapnya.

Berbekal informasi dan ciri-ciri tersebut lalu team Opsnal melakukan penyelidikan di seputaran Jl. Benesari Kuta Badung, dan berhasil mengamankan pelaku di Jl. Benesari depan Hotel Four Point.

Kemudian berdasarkan pengembangan, pelaku sudah lebih dari 6 kali melakukan pencurian di daerah Kuta, dan pada saat pelaku beraksi di TKP Delta, Jalan Dewi Sri Legian, Kuta, Badung pada tanggal (16/6) mengaku sebagai anggota Intel Polda Bali dengan maksud untuk mengelabui korbannya.

“Sebagai anggota Intel Polda Bali dia mengaku dan mengelabui korbannya,” terang Kapolsek.

Selain mengamankan pelaku, petugas juga menyita sejumlah barang bukti, seperti satu unit sepeda motor Honda Vario 125 DK 4470 OZ + STNK + kunci sepeda motor, sepucuk air soft gun merk colt 1911 + amunisi, sebuah Ipad Apple warna putih, dompet kulit warna coklat yang berisikan : 1 buah KTP atas nama Luh Septi Budiarmini, SIM atas nama Luh Septi Budiarmini, STNK, uang $ USA 5, uang $ 2 singapura, dan uang Rp 30 ribu.

Pasal yang disangkakan adalah tindak pidana pencurian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (sid)

Editor: Ni Ketut Budiantari

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment