Rajin Selamatkan Ikan yang Dilindungi, 3 Nelayan Ritaebang Dapat Penghargaan dari KKP

Camat Solor Barat Simon Sabon Taka, BA menyerahkan Piagam Penghargaan dari KKP kepada Kristo Werang, Cs. BNN/Eman Niron.

Solor/BaliNewsNetwork.com-Tiga nelayan asal Kelurahan Ritaebang, Kecamatan Solor Barat masing-masing Kristoforus Kelan Werang, Anton Watun dan Hubertus Keban  pada Selasa (21/6) menerima penghargaan dari Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Kementrian Kelautan dan Perikanan  atas kepedulian mereka terhadap jenis ikan yang dilindungi.

Kristo Werang dan Anton Watun  disebutkan dalam naskah piagam penghargaan tersebut telah melakukan penyelamatan (membebaskan) tiga ekor penyu masing-masing  dua ekor penyu hijau dan seekor penyu sisik di awal bulan Juni 2017. Sedangkan Hubertus Keban mendapat penghargaan karena membebaskan ikan duyung yang terjaring  gillnetnya.

Ikan Duyung dibebaskan Hubertus Keban.

Ikan Duyung dibebaskan Hubertus Keban.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Flores Timur Ir. Erna Dasilva melalui Kepala Bidang Pengawas Sumber Daya Perikanan dan Perijinan Usaha  bertempat di ruang rapat Kantor Lurah Ritaebang, Selasa 20/6) dalam sambutannya meminta para nelayan dan seluruh warga untuk tidak melihat piagam penghargaan dari segi tampilannya atau fisiknya, namun lebih kepada respon pemerintah terutama dari Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Kementrian Kelautan dan Perikanan atas kesadaran warga dalam kaitannya dengan menjaga dan melindungi habitat mega fauna yang telah dilindungi oleh negara itu.

Ketiga nelayan penerima penghargaan tersebut pun terlihat  sangat bangga dan berjanji akan senantiasa melakukan pembebasan mega fauna yang terjaring pukat mereka bahkan siap menjadi pelopor kelestarian dan perlindungan ekosistem pantai dan laut di perairan Ritaebang. (Emnir)

Editor: Rahaman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment