Kisah Petani Sumba Timur yang Sawahnya Diserang Belalang Kembara

Kondisi sawah pasca diserang belalang kembara. Foto: bnn/amar ola keda.

Waingapu/BaliNewsNetwork-Serangan hama belalang kumbara di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur mengakibatkan para petani mengalami kerugian. Hingga saat ini beberapa hektar sawah milik petani rusak akibat serangan belalang.

“Sekitar 2 hektar padi saya dirusaki tetapi tahun ini serangan belalang agak berkurang. Tahun 2013 tidak ada sisa, semuanya dimakan belalang,” ujar seorang petani, Lodi Manutede kepada wartawan, Rabu (21/6).

Lodi mengatakan, populasi belalang kembara tahun ini lebih banyak dari tahun sebelumnya. Dia menuturkan, serangan belalang terjadi sekitar pukul 1.30 Wita tanggal 9 Juni 2017. Saat itu, seluruh tanaman padi ditutupi belalang. “Langit saat itu menjadi gelap semuanya dipenuhi belalang. Kami mengusirnya dengan cara manual,” tutur Lodi.

Dia berharap pemerintah dapat memberi bantuan kepada para petani yang mengalami kerugian akibat serangan belalang.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura, Ir. Rudi Boling mengatakan dalam waktu dekat pemerintah akan menyalurkan bantuan ke para petani.

“Bantuannya berupa benih, pupuk dan obat-obatan,” imbuh Rudi. (Amar Ola Keda)

Editor: Ni Ketut Budiantari

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment