Dari Bali, Ribuan Lilin Solidaritas Untuk Keadilan Ahok

Aksi solidaritas untuk mendukung Ahok. Foto: bnn/ist.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Ribuan warga Bali tampak antusias mengikuti aksi solidaritas untuk mendukung Basuki Tjahaya Purnama atau akrab dikenal dengan sebutan Ahok, tentang putusan pengadilan yang menahan Ahok selama 2 tahun penjara.

Aksi malam solidaritas untuk NKRI ini dikemas dengan menyalakan ribuan lilin untuk meminta keadilan atas matinya rasa keadilan di Indonesia khususnya berkaca pada kasus Ahok.

Dipusatkan di Lapangan Museum Bajra Sandhi Renon Denpasar, aksi solidaritas dimulai dengan pembacaan puisi oleh Wimpi Pangkahilah yang berjudul “Puisi Untuk Sang Penegak Kebenaran Kepada Ahok”.

Kemudian ribuan warga antusias menyanyikan lagu-lagu Nasional, seperti Bangun Pemuda Pemudi, Maju Tak Gentar, Bagimu Negeri, Indonesia Pusaka, Satu Nusa Satu Bangsa, dan Pembacaan teks Pancasila yang diikuti oleh seluruh peserta.

Kordinator Aksi solidaritas Aylin Kanginnadhi menjelaskan, bahwa sebenarnya aksi tidak melakukan demo, melainkan hanya aksi simpatik atas kasus Ahok di Jakarta.

“Kita hanya menunjukan solidaritas kita untuk mengajak teman satu Bangsa untuk menegakan Pancasila dan bersatu, dan dukungan kita ini spontan yang kita dapat dari media sosial dan itu menjadi viral, selain itu kami tetap menghormati proses putusan hakim pada Ahok, tetapi kami hanya support Bapak Ahok, karena kasus Ahok ini adalah momentum dengan kasus lainnya untuk sebuah keadilan buat semuanya,” ucapnya.

Foto: bnn/ist.

Foto: bnn/ist.

Arief Waworuntu yang juga kordinator aksi mengatakan, bahwa aksi ini dimulai dari sosial media dan ternyata ribuan orang datang dan meramaikan aksi solidaritas ini.

“Aksi ini dimulai dari sosial media hingga menjadi viral. Kita tidak tahu hasil ekspektasi dan berakhir seperti ini, dan semuanya kita lakukan dari hati, dan tujuan kita hanya ingin mengetuk saudara kita untuk kembali kepada 4 pilar bangsa,” ujarnya.

Sementara Maya salah satu dari ribuan yang mengikuti aksi solidaritas ini mengatakan, bahwa alasan ia mengikuti aksi ini untuk menuntut keadilan di negeri, khususnya untuk Ahok yang menurutnya putusan pengadilan padanya tidak adil.

“Kita hanya menuntut keadilan buat Bapak Ahok, semuanya sama kok, kita sama-sama NKRI. Saya bukan orang Kristen tapi saya orang Bali, tidak ada hubungannya dengan Ahok, tapi saya sedih dan saya berharap Ahok bebas dan hakim menerima pengajuan banding Ahok tanpa kasasi lagi,” katanya. (sid)

Editor: Ni Ketut Budiantari

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment