Pemkab Flotim Harus Batalkan Beli Mobil Pimpinan DPRD – Mobil Lama Diservis di Surabaya, Dilengkapi Layar Video

Bachtiar Lamawuran.BNN/Emnir

Larantuka/BaliNewsNetwork.com-Pengalokasian dana sebesar Rp.2.372.100.000 dalam APBD Kabupaten Flores Timur di Tahun Anggaran 2017 untuk pengadaan 3 mobil bagi ketiga pimpinan DPRD Flores Timur merupakan bukti ketidakberpihakan Pemerintah Flores Timur dan para wakil rakyat  kepada masyarakat.

Program kegiatan dan anggaran yang disusupkan dalam moment penyempurnaan sebelum penetapan Perda APBD TA 2017 tersebut oleh beberapa pemerhati sosial Flores Timur seperti Bacthiar Lamawuran dan Mathias Djawa merupakan program siluman dan cacat hukum. Oleh karena itu harus dibatalkan.

Bachtiar Lamawuran bahkan secara tegas menilai praktek memulusan program dan anggaran untuk sebuah kepentingan yang tidak berpihak kepada masyarakat   tersebut merupakan  bentuk kriminalisasi anggaran.

“Ruang penyerasian ataupun penyempurnaan adalah untuk mencatat kembali angka rupiah pada program yang telah disetujui DPRD dalam pembahasannya. Bukan untuk menyelundupkan angka baru tanpa melalui melalui mekanisme pembahasan DPRD. Itu kejahatan APBD. Bukan lagi asumsi, bukan formula, tapi ini adalah aksioma kejahatan. Penegak hukum harus sudah tangkap mereka yang bermain dalam skenario itu,” tegas Bacthiar lamawuran dalam messengernya ke BaliNewsNetwork.com belum lama ini.

Senada dengan Bacthtiar Lamawuran, Mathias Djawa ketika dikonfirmasi di kediamannya pun menilai program dengan skenario pemulusan kepentingan pimpinan DPRD tersebut adalah bukti ketamakan. Kebijakan yang tidak melihat kebutuhan masyarakat di daerah ini.

“Apapun argumentasinya, program kerja dari pihak Setwan itu sangat tidak masuk akal dan harus dibatalkan. Untuk apa beli mobil dinas bagi ketiga pimpinan DPRD sedangkan pembangunan di daerah ini masih jalan di tempat? Sangat tidak logis dari sisi hakikat pengelolaan keuangan daerah. Yang harus diutamakan adalah prioritas pembangunan yang sangat dibutuhkan masyarakat, bukan untuk kepentingan yang jauh dari kerinduan rakyat itu. Dan memang harus dibatalkan, ” tandas Mathias Djawa.

Perjalanan investigatif BaliNewsNetwork.com lanjutan menemukan informasi baru. Mobil Nissan yang sedang digunakan pimpinan DPRD Flotim saat ini telah diservis di Surabaya pada akhir Tahun 2016. Dalam proses servis tersebut ditambahkan pula sound system dan layar video sekalian. Servis yang memanfaatkan uang rakyat tersebut menjadikan mobil tersebut semakin semakin bagus. (Emnir)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment