Tak Terima Dihutangi, Rijaludin Sita Barang Dagangan Malah Ditangkap

Tersangka saat rilis serta sejumlah barang bukti yang diamankan petugas. Foto: bnn/sid.

Kuta/BaliNewsNetwork-Polsek Kuta meringkus Rijaludin (39) asal Bandung, swasta dan Ketut Wirna (43) security yang melakukan aksi pencurian disertai intimidasi kepada Sugiyanto, asal Banyuwangi yang merupakan rekan bisnis tersangka Rijaludin.

Peristiwa itu sendiri bermula pada bulan Desember 2016, dimana terjalin kerjasama dibidang bisnis penjualan tas antara korban Sugiyanto dengan tersangka Rijaludin.

Pada tanggal 26 Desember 2016, tersangka Rijaludin menitipkan 43 pcs tas kulit dan 57 pcs dompet kulit pada korban untuk dijual di tokonya AR Leater Collection dengan harga seluruhnya Rp 23 juta lebih.

Sampai bulan Februari 2017, korban sudah melakukan pembayaran sebesar Rp 8 juta. Sehingga kekurangan masih sekitar Rp 15 juta lebih.

“Karena hutangnya masih kurang, korban menyuruh tersangka mengambil sisa barangnya. Namun tersangka malah marah-marah,” kata Kapolsek Kuta I Wayan Sumara, di Polsek Kuta, Kamis (20/4/2017).

Kemudian pada tanggal 1 Maret 2017 korban datang ke toko tersangka dan menyampaikan belum bisa melunasi hutangnya.

Sekira pukul 13.00 Wita korban mendapat telepon dari tersangka Ketut Wirna, security yang juga merupakan mantan anggota Ormas terbesar di Bali.

“Tersangka Ketut Wirna mengintimidasi korban dengan cara membentak dengan nada keras agar korban melunasi sisa hutangnya kepada tersangka Rijaludin,” jelasnya.

Kemudian pada tanggal 16 Maret 2017, sekitar pukul 12.30 Wita kedua tersangka datang ke toko milik korban dan mengambil barang-barangnya, dan mengambil juga barang yang bukan miliknya tanpa seizin korban.

“Ada sekitar 13 pcs tas kulit, 53 pcs dompet kulit yang diambil sehingga korban rugi Rp 16 juta lebih,” ungkapnya.

Korban pun kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polsek Kuta. Dan kedua tersangka berhasil ditangkap pada 16 April 2017 sekitar pukul 11.00 Wita di garment milik tersangka Rijaludin di Jalan Mahendradata, Denpasar.

Petugas selain mengamankan tersangka juga menyita sejumlah barang bukti (BB) seperti 2 pcs rombe bulu tengah, 2 pcs tas travel, 2 pcs tas tali ayaman, 4 pcs rombe beling anyaman, 10 pcs dompet carving, 1 pcs tas rombe oliv anyaman, 2 pcs dompet kaca anyaman beling, 16 pcs dompet kain kecil, 1 pcs dompet anyaman bulat, 11 pcs dompet anyaman kotak, 10 pcs dompet cluth.

“Tersangka kita jerat pasal 363 ayat (1) butir ke 4 dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” demikian Kapolsek. (sid)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment