Dituduh Selingkuhi Istri Orang, Mistari Tewas Berlumuran Darah di Tangan Rahmat

Mistari tergeletak berlumuran darah ditusk rekananya, Rahmat Taufik. bnn/ist

Denpasar/BaliNewsNetwork-Curiga istrinya memiliki hubungan gelap dengan pria lain, Rahmat Taufik (34) asal Jenggawa, Jember, Jawa Timur nekat menghabisi nyawa temannya sendiri, Mistari (33), pada Jumat (14/4/2017) sekitar pukul 05.00 Wita dinihari tadi.

Rahmat yang gelap mata, menusuk leher Mistari dengan pisau yang diduga dibawa sejak awal  dia mencari istrinya Yunita, yang kabur selama tiga bulan lantaran diduga menjalin hubungan dengan korban.

Peristiwa berdarah itu terjadi di kost korban di Jalan Karya Makmur Gang Mukuh Sari No 2 Banjar Petangan Gede, Desa Ubung Kaja, Denpasar tepatnya di kamar kost no 10.

Informasi yang berhasil dihimpun, pelaku yang bekerja sebagai calo tiket Bus Dahlia ini datang ke Bali untuk mencari istrinya yang bernama Yunita.

Menurut keterangan pelaku, istrinya Yunita kurang lebih tiga bulan lamanya pergi dari rumah dan diduga berada di Bali.

“Keterangan pelaku sementara begitu, dia mencari istrinya dan menemui temannya itu, Mistari, yang diduga telah menjalin hubungan gelap dengan istrinya,” kata Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat, Iptu Aan Saputra RA, di Denpasar, Jumat (14/4/2017).

Menerangan kronologi  pembunuhan itu bermula pelaku datang sekitar pukul 01.00 Wita ke TKP. Di sana pelaku menanyakan kepada korban apakah dia memiliki hubungan dengan istrinya.

“Korban menjawab tidak ada dan terus mengelak, sehingga terjadi pertengkaran mulut,” jelasnya.

Sekitar pukul 03.30 Wita pada saat terjadi cekcok, pelaku masuk ke kamar mandi untuk buang air kecil dan dari dalam kamar mandi melihat korban mengambil pisau dari dalam tas hitam milik pelaku. Melihat hal itu, pelaku hendak merebut pisau namun korban sempat mau melukai pelaku.

“Pisau tersebut direbut oleh pelaku sehingga mengakibatkan pelaku luka pada telapak tangan kanan dan pisau yang berhasil direbut tersebut dipakai melukai leher korban. Korban ditusuk sekali,” jelasnya.

Tiga jam setelah membunuh Mistari, Rahmat dibekuk di Jalan Kargo dan diamankan di Mapolsek Denpasar Barat, bersama barang bukti sebilah pisau dan baju serta celana korban yang berlumuran darah, Hp pelaku, dan sebuah tas warna hitam.

Pelaku kemudian dibawa ke RSUD Wangaya untuk mendapatkan pengobatan. Sementara jenazah korban kini berada di RS Sanglah untuk penyidikan lebih lanjut.

pelaku dijerat pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman pidana selama-lamanya 15 tahun penjara. (sid)

Editor: Rahman sabon Nama

Berita Terkait:

Kisah Mistari yang Dibunuh Temannya – Sosok Pendiam dan Suka Gonta Ganti Cewek

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment