Dead Lock, Sidang Mediasi Gugatan Tapal Batas Kuwum dan Batannyuh

Suasana sidang mediasi tapal batas. Foto:bnn/ram.

Tabanan/BaliNewsNetwork-Sidang mediasi terkait tapal batas antara Desa Kuwum dan Desa Batannyuh, Kecamatan Marga, Tabanan yang digelar di Pengadilan Negeri Tabanan, Rabu (12/4) dead lock (belum ditemukan kesepakatan). Sidang mediasi akan digelar kembali pada Kamis, (20/2) mendatang.

Sidang mediasi yang dipimpin Hakim Ketua I Wayan Eka Mariarta SH. MH, dan yang ditunjuk sebagai hakim mediasi sebagai mediator Adrian SH dimulai sektiar pukul 11.05 Wita.

Hadir dalam sidang mediasi yang baru pertama kali digelar di PN Tabanan adalah pihak penggugat Desa Kuwum  I Wayan Wirjana yang juga selaku Perbekel Desa Kuwum, pihak tergugat Desa Batannyuh I Wayan Widana yang juga selaku Perbekel Desa Batannyuh, Staf Tata Pemerintahan Pemkab Tabanan Surya Dharma dan I Wayan Kinten, Kejaksaan Negeri Tabanan I Gede Gatot Hardiawan dari dari perwakilan bagian hukum Pemkab Tabanan.

Penggugat dalam hal ini Desa Kuwum menginginkan agar ada pengukuran dan pengkajian ulang terhadap permasalahan tapal batas Desa Kuwum dan Batannyuh dengan melibatkan Desa Kuwum, Batannyuh dan Pemda Tabanan.

Namun  dari pihak tergugat Pemda Tabanan akan menampung permintaan tergugat. Sedangkan Desa Batannyuh yang juga merupakan pihak yang tergugat menganggap bahwa surat keputusan Bupati Tabanan No. 51 Tahun 2016 sudah sesuai dengan proses dan tahapan-tahapan yang dilalui.

Atas dasar itulah hakim mediator, Adrian SH menyampaikan bahwa  hasil sidang mediasi tahap pertama belum ditemukannya kesepakatan dan akan dilanjutkan pada sidang mediasi pada hari Kamis tanggal 20 April 2017 mendatang. (ram)

Editor: Ni Ketut Budiantari

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment