Divonis Setengah dari Tuntutan, Jaksa Ajukan Banding

Sara Connor. bnn/dok

Denpasar/BaliNewsNetwork-Sidang kasus penganiayaan yang menyebabkan seorang anggota Polisi, I Wayan Suarda tewas dengan terdakwa Sara Connor nampaknya masih belum berakhir. Pasalnya, Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Denpasar akhirnya mengajukan upaya hukum banding atas vonis empat tahun yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri Denpasar pimpinan Dr. Yanto.

Hal ini seperti dituturkan AAN Jayalantara, salah satu jaksa yang menyidangkan terdakwa Sara.

“Benar, kami mengajukan banding, pernyataan banding sudah kami sampaikan, Jumat (17/3) lalu ke PN Denpasar,” kata jaksa dari Kejari Denpasar itu, Senin (20/03).

Ditanya soal alasan mengajukan banding, Jayalantara mengatakan karena adanya perbedaan yang cukup jauh (setengah) antara tuntutan dengan vonis.

“Kami ajukan banding karena vonisnya cukup jauh dengan tuntutan yang kami ajukan,” tegas Jayalantara.

Seperti diketahui, sebelumnya jaksa menuntut terdakwa Sara dengan pidana penjara salam 8 tahun. Tapi majelis hakim pimpinan Dr. Yanto tidak sependapat dengan tuntutan itu dan menjatuhkan vonis setengah dari tuntutan jaksa.

Sementara terdakwa Sara, melalui kuasa hukumnya, Erwin Siregar mengatakan tidak mengajukan banding alias tetap menerima putusan Hakim.

“Tadi kami temui sekitar pukul 11.00 Wita, Sara masih tidak mau banding,” tegas pengacara asal Medan itu.

Dikatakan Erwin, dalam pertemuan singkat di LP Kerobokan itu, pihkanya banyak menjelaskan soal konsekwensi bila Sara menerima putusan hakim atau mengajukan banding.  (pro)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment