DPRD Minta Dinkes Antisipasi DBD

Livingston Ratu Kadja. Foto: bnn/amar ola keda.

Kupang/BaliNewsNetwork- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang meminta Dinas Kesehatan Kota Kupang segera mengantisipasi penyakit Demam Berdarah sejak dini. Pasalnya, penyakit ini dapat menyerang masyarakat saat musim hujan dan berpotensi mewabah jika tidak disikapi dengan baik dan benar.

“Memang data menunjukan angka kasus DBD secara umum masih rendah, namun tentunya langkah kewaspadaan dini harus tetap dilaksanakan mengingat curah hujan akhir-akhir ini cukup tinggi di wilayah Kota Kupang dan sekitarnya,” kata Ketua Komisi IV DPRD Kota Kupang, Livingston Ratu Kadja kepada wartawan, Kamis (16/3/2017).

Livingston mengatakan, curah hujan akhir-akhir ini cukup tinggi, hingga menyebabkan genangan air dimana-mana dan akan menjadi tempat bersarangnya nyamuk, sehingga Dinas Kesehatan perlu mengambil langkah-langkah antisipasi dini sebelum masyarakat terserang wabah penyakit.

“Sejauh ini masyarakat belum terkena penyakit DBD, tapi langkah antisipasi ini sebaiknya dilakukan,” ujarnya.

Dia juga meminta Dinkes perlu melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar selalu menjaga kebersihan lingkungannya.

“Kerja bakti perlu ditingkatkan guna mengatasi wabah DBD terutama melalui program pemerintah yakni Jumat Bersih. Untuk saat ini saya himbau masyarakat agar fokus membersihkan genangan air karena itu akan menyebabkan jentik nyamuk berkembang biak,” katanya.

Kepala Bidang Penanggulangan dan Pengamatan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Kupang Sri Wahyuningsih mengatakan kasus DBD berdasarkan data dari enam wilayah kecamatan di Kota Kupang sejak Januari hingga maret 2017 sebanyak  76 kasus.

“Sesuai data kasus DBD secara umum di tahun 2017 masih dikategorikan potensial  rendah. Karena upaya kewaspadaan masih tetap dilaksanakan,” ujar Sri. (amar ola keda)

Editor: Ni Ketut Budiantari

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment