Dua Hari Menghilang, Pria Ini Ditemukan Tewas Mengapung di Pantai Namosain

Jenazah Fauzi Belafif saat ditemukan. Foto: balinewsnetwork/amar ola keda.

Kupang/BaliNewsNetwork- Fauzi Belafif (43) warga RT 03 RW 01, Kelurahan Nunbaun Sabu, Kecamatan Alak, Kota Kupang menghilang sejak Sabtu (18/2) akhirnya ditemukan tewas mengapung di pantai Namosain, Kecamatan Alak, Senin (20/27) pukul 15.15 Wita.

Kapolsek Alak, AKP Antonius Mengga mengatakan, jazsad korban awalnya ditemukan oleh Dilkis Ledo (13) saat bermain layang-layang.

“Dari keterangan saksi, dia melihat jazad korban terapung di laut. Saksi kemudian memanggil saksi Johan Molle (26) untuk melihat korban, ternyata korban sudah meninggal dunia,” ujar Mengga kepada wartawan, Senin (20/2).

Mengga mengatakan, anggota Polsek Alak yang mendapat laporan langsung mendatangi TKP dan melarikan korban ke RS Bhayangkara Kupang.

“Keluarga menolak dilakukan visum dan bersedia menandatangani Berita Acara Penolakan Visum Luar maupun Autopsi mayat,” kata mengga.

Dia menambahkan, dari keterangan keluarga, korban sudah tidak berada di rumah sejak dua hari lalu. Korban juga pernah mengidap penyakit ayan atau ephylepsi. (amar ola keda)

Editor: Ni Ketut Budiantari

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment