Munarman Tersangka, Kejati Sudah Siapkan Tim Jaksa

Munarman. bnn/dok

Denpasar/BaliNewsNetwork-Penetapan Munarman, juru bicara Front Pembela Islam, sebagai tersangka oleh Polda Bali dalam kasus dugaan fitnah terhadap pecalang Bali,  langsung direspon oleh Kejati Bali dengan pembentukan tim jaksa peneliti, Selasa (7/2). Tim jaksa terdiri dari delapan orang yang dikoordinatori Jaksa Fitrah.

Kasipenkum dan Humas Kejati Bali Ashari Kurniawan, Selasa (7/2) mengatakan, ppenyidik Polda Bali telah berkoordinasi dengan Kejati Bali untuk kasus Munarman pada 23 Januari lalu.

Asahari menguraikan, saat itu, Munarman sebagai terlapor sudah mengarah kuat menjadi tersangka. Penyidik kemudian mengirim surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) tertanggal 19 Januari dan diterima pada 23 Januari di Kejati Bali.

Dikatakan Ashari, dengan diterimanya SPDP hasil koordinasi dengan penyidik Polda Bali, pihak Kejati Bali bersiap-siap membuat tim jaksa peneliti untuk menangani perkara tersebut.

“Dibutuhkan waktu beberapa saat untuk menunjuk jaksa, hingga ditunjuk delapan jaksa hari ini (Selasa),’’ papar Ashari.

Delapan jaksa tersebut adalah Fitrah, Khunaifi Al Humaini, Irwan Setiawan, Sobeng Suradal, Bagus Wisnu, Hari Wibowo dan Suhadi.  Menariknya, dari delapan jaksa tersebut semuanya muslim.

Ketika hal itu ditanyakan, apa memang dipilih jaksa yang beragama sama, Ashari membenarkannya. Namun Ashari tidak menjelaskan dengan detail apa dasar kebijakan pimpinan di Kejati Bali demikian. Ashari hanya memberikan alasan jaksa yang ditunjuk merupakan jaksa-jaksa senior dan diharapkan agar tetap independen.

Mengenai berkas tahap I, Ashari mengakui sampai penetapan tersangka oleh Polda Bali, pihaknya belum menerima.

“Berkas tahap I biasanya dikirim setelah berkas acara sudah rampung. Kita masih menunggunya,” tandas Ashari. (pro)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment