Xenia Terguling ke Jurang Sedalam 50 Meter, Satu Tewas Dua Balita Selamat

Ilustrasi kecelakaan. Foto: balinewsnetwork/ist.

Tabanan/BaliNewsNetwork- Mobil Xenia warna silver DK 1094 PC yang ditumpangi satu keluarga terguling ke jurang sedalam 50 meter di Bay Pass Ir Soekarno termasuk Banjar Dukuh, Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, Tabanan, Minggu malam  (05/02/2017) sekitar pukul 23.15 Wita.

Akibat kejadian tersebut  satu penumpangnya Ahmad Fahmi (33) warga Jalan Nangka nomor 10 Br Loloan Barat, Desa Loloan, Kecamatan Jembrana, Jembrana tewas. Sementara itu penumpang lainya yakni Winda Wijayanti (31) alamat sama dengan korban mengalami benjolan pada kepala, begitu juga 2 anak masih kecil yakni Muhammad Pardan (7) dan Muhammad Pahri (2 bulan) dalam keadaan selamat hanya mengalami luka lecet.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan sebelum kejadian kendaraan Kijang Inova dan Daihatsu Xenia sama sama datang dari arah timur jurusan Denpasar – Gilimanuk. Saat tiba di Tempat kejadian perkara sekitar pukul 23.15 Wita, kedua kendaraan sempat beriringan namun Kijang Inova mendahului Xenia yang ada di depanya. Begitu Inova berada di jalur kanan tiba tiba datang kedaraan lain dari arah berlawanan. Karena jarak sangat dekat, Inova yang belum diketahui identitasnya tersebut menghidar ke kiri kemudian menyerempet bagian depan kanan kendaraan Xenia. Sopir Xenia Jufairi (31) kaget dan kendaraanya oleng ke kanan kemudian masuk ke dalam jurang sedalam 50 meter. Sedangkan kedaraan Kijang Inova yang oleng ke kiri menabrak mobil Suzuki pick up DK 9668 DF yang sedang parkir di bahu jalan sebelah kiri. Setelah terjadi tabrakan tersebut, Kijang Inova tidak berhenti dan tidak menolong korban namun langsung memutar arah dan kabur menuju arah Denpasar.

Beruntung warga yang sedang lewat di TKP berusaha menolong korban. Tak berselang lama  tiba anggota polisi yang langsung memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban. Sopir Xenia dalam keadaan selamat. Sementara itu Ahmad Fahmi (33) meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit. Korban mengalami mengalami luka bagian muka,  keluar darah dari hidung.

Kasatlantas Polres Tabanan AKP I Ketut Mastra Budaya mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kecelakaan lalulitas tersebut. Diduga kejadian itu disebabkan tabrak lari, guna mengungkap pihaknya masih mempelajari CCTV yang ada di lampu merah Grogak. “Kami masih mempelajari rekaman CCTV yang terpasang di lampu merah Gerogak. Guna mengungkap identitas mobil Kijang Inova yang diduga terlebih dahulu  menabrak mobil korban,” jelasnya singkat. (ram)

Editor: Ni Ketut Budiantari

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment