Badai Amuk Larantuka, Cemara Tumbang Tewaskan Pelatih Perseftim

Kondisi John Paty Diaz ketika pertama kali ditemukan. bnn/emnir

Larantuka/BaliNewsNetwork.com-Warga kota Larantuka pada Senin (6/2) dikejutkan dengan berita meninggalnya John Paty Diaz. Pelatih Persatuan Sepak Bola Flores Timur (Perseftim) itu tewas setelah dihantam pohon cemara yang tumbang akibat terjangan badai besar yang megguncang kota Larantuka pagi tadi.

Dari berbagai informasi yang diperoleh balinewsnetwork.com di tempat kejadian perkara  (TKP) menyebutkan, ketika hendak melintas  dengan sepeda motornya  di areal jalan depan Patung Bunda Maria Bintang Laut (depan istana Raja Larantuka) sekitar pukul 08.30 Wita, mendadak pohon cemara yang persis berada di samping Patung Bunda Maria Bintang Laut itu tumbang dan menindis korban.

John Paty Diaz semasa hidupnya. bnn/ist

John Paty Diaz ketika membawa Perseftim dalam El Tari Memorial Cup di Maumere 2015. bnn/ist

Beberapa warga yang mengetahui kejadian itu  sulit melakukan pertolongan karena rebahnya pohon cemara itu membawa serta dengan untaian kabel listrik PLN.

”Kami tidak tahu persis siapa yang tertindis itu karena semuanya dengan tiba-tiba. Ketika mengetahui ada sepeda motor dan seorang pria berseragam PNS yang tertindis, kami mencoba merapat namun ada sengatan listrik pada ranting dan dahan   Cemara. Setelah memastikan tidak ada lagi arus listrik yang mengalir baru kami mendekati korban. Setelah membuka helm yang dikenakannya, kami kaget karena korban itu adalah Pak John Paty Diaz yang sangat kami kenal,” tutur beberapa sumber sambil terisak-isak tak percaya akan kejadian itu.

Cemara tumbang tewaskan John Paty Diaz. bnn/emnir

Cemara tumbang tewaskan John Paty Diaz. bnn/emnir

Sebagaimana pantauan media ini, evakuasi korban dibantu oleh seorang anggota Kodim 1624 Flotim dan seorang anggota Polres Flotim, Walpri calon bupati Lukman Riberu, Eman.

Setelah mengeluarkan korban dari himpitan dahan dan ranting cemara itu, korban langsung dilarikan ke RSUD  Hendrikus Fernandez Larantuka. Sayang nyawa pelatih Perseftim yang terkenal familiar itu pun tak tertolong.

Kejadian itu pun sempat menghentikan lalulintas arah Larantuka-San Dominggo-Waibalun lantaran terpalang  dengan pohon cemara.  Ganasnya badai yang berhasil mencabutkan akar pohon cemara itu  pun menutup ruas jalan tersebut. Bahkan hempasan bagian ujung cemara  itu  juga merusakan beberapa komponen pagar  Taman Felix Fernandez.

Berkat gerak cepat Walpri Lukman Riberu, Eman yang berkoordinasi dengan pos jaga Polres Flotim, rintangan pohon cemara itupun berhasil dibersihkan pasukan unit Dalmas Polres Flotim  dibantu warga sekitar. (Emnir)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment