Aliansi Wartawan Sikka Gelar Pelatihan Jurnalistik untuk Para Siswa

Ruben Riantoby, Ketua Alianasi Wartawan Sikka. bnn/ist

Maumere/BaliNewsNetwork-Setelah menggelar bakti sosial dengan turun ke jalan membersihkan sampah dan drainase di pusat perbelanjaan di Kota Maumere,  Alianasi Wartawan Sikka (AWAS) dalam memperingati Hari Pers Nasional (HPN) pada  Kamis (9/2/2017) mendatang menggelar pelatihan jurnalis kepada perwakilan siswa SLTA se-Kabupaten Sikka.

Kegiatan ini bertujuan memperkaya dan memberikan kesempatan kepada para siswa SLTA di Kabupaten Sikka untuk meningkatkan pemahaman tentang dunia jurnalistik. Dalam kegiatan ini Aliansi Wartawan Sikka menggandeng Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk turut memberikan pemahaman kepada peserta pelatihan jurnalistik.

Ketua Alianasi Wartawan Sikka (AWAS) Ruben Riantoby mengatakan, kegiatan ini direncanakan akan dibuka oleh Bupati Sikka Drs. Yoseph Ansar Rera, dan dilanjutkan dengan pemaparan materi kepemimpinan yang akan dibawakan oleh Ketua DPRD Sikka, Rafael Raga SP. Selanjutnya pemaparan materi tentang kemaritiman yang akan dibawakan oleh Danlanal Maumere, materi kebhinekaan oleh Dandim 1603 Sikka Letkol Inf Abdullah Jamali, materi Kamtibmas oleh Kapolres Sikka AKBP I Made Kusuma Jaya dan materi tentang Undang-Undang IT oleh Kepala Dinas Informatikan dan Komunikasi Kabupaten Sikka, Chrispinus Gagi.

“Materi pelatihan bagi 100 peserta itu terdiri dari selayang pandang tentang Pers dan dasar-dasar umum jurnalis yang dibawakan oleh Eginius Moa wartawan Harian Umum Pos Kupang dan Walburgus Abulat wartawan Harian Umum Flores Pos,” kata Ruben Riantoby yang juga reporter TVRI di Maumere, Senin (06/02/2017).

Kemudian dilanjutkan dengan pelatihan dasar-dasar media elektronik oleh Ruben Riantoby  (TVRI), Tovik Koban (Kontributor TV One), Melkior Wara Mas (Kontributor Metro TV) dan Jony Nura (Kontributor MNC Grup). Sedangkan dasar-dasar media cetak dan online akan dibawakan oleh Vicky da Gomez, Ebed de Rosari dan Karel Pandu.

Lebih lanjut Ruben Riantoby menjelaskan, insane pers perlu melakukan pelatihan kepada siswa SLTA agar mereka sebagai generasi penerus bangsa tidak terpengaruh berita hoaxs di media sosial atau berita yang tidak jelas sumbernya.

“Setiap warga negara berhak mendapatkan informasi yang benar dan akurat. Media massa sebagai alat yang efektif dalam menyuarakan hak-hak rakyat, baik melalui berita yang ditulis, melalui opini dan surat pembaca di media cetak atau melalui berita dan gambar dalam media elektronik,” kata Ruben.

Ketua Aliansi Wartawan Sikka ini juga berharap, melalui pelatihan jurnalistik ini para siswa dapat memahami bahwa fungsi utama seorang jurnalis adalah mencari informasi, mengolah informasi dan menyebarluaskan informasi yang benar dan akurat kepada public, menyuarakan kondisi masyarakat yang mengalami kesulitan untuk keluar dari permasalahan yang dialami.

“Dalam skala yang lebih besar seorang jurnalis dapat mendorong negara untuk membuat kebijakan yang pro rakyat,” pungkas Ruben Riantoby. (yun)

Editor: Rahman Sabon Nama

 

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment