Jambret di Kuta, Sepasang Kekasih Ditangkap Polisi

Sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan petugas. Foto: balisewsnetwork/sid.

Kuta/BaliNewsNetwork- I Gede Putu (18) dan Ni Wayan Wati (18), sepasang kekasih diringkus anggota Polsek Kuta karena melakukan aksi penjambretan. Penangkapan kedua tersangka ini berkat laporan seorang korban, Putu Gede Wiliasih (13) Rabu, (25/1) lalu.

Wanita asal Desa Penyaringan, Kabupaten Jembrana ini mengaku pada Rabu (25/1) pukul 15.48 Wita bertempat di Jalan Kakak Tua Tuban, Kuta, saat sedang memainkan handphone Samsung J5 miliknya tiba-tiba didatangi kedua pelaku yang mengendarai sepeda motor bernomor polisi DK 8012 DX dan langsung mengambil handphone.

“Yang laki-laki (Putu-red) mengendarai sepeda motor, sedangkan yang perempuan bertugas untuk mengambil handphone korban,” ungkap Kapolsek Kuta Kompol I Wayan Sumara,  Senin (30/1).

Korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Kuta pada saat itu juga. Dan polisi juga langsung merespon dengan mendatangi lokasi kejadian untuk memeriksa kamera pengawas CCTV yang ada di seputaran TKP dan berhasil mengidentifikasi nomor plat sepeda motor yang dikendarai pelaku saat beraksi.

Setelah berkoordinasi dengan pihak Samsat, sepeda motor jenis vario itu diketahui milik Ni Kadek Agustini yang berdomisili di Jalan Kebo Iwa Utara III Gang Kecubung No 4 Denpasar Barat.

“Kami mendatangi pemilik sepeda motor tersebut, dan diakui bahwa benar sepeda motor itu miliknya yang dipakai oleh anaknya yang perempuan yang sudah kabur dari rumah bersama pacarnya selama 10 hari. Pada kesempatan tersebut juga diperoleh informasi bahwa pacar anaknya itu tinggal di wilayah Tuban,” terang Sumara.

Keesokan harinya pukul 17.00 Wita polisi menangkap Gede Putu di seputaran Jalan Kediri Tuban. Polisi kemudian melakukan pengembangan dan berhasil membekuk pacarnya di seputaran Jalan Bung Tomo Denpasar beberapa jam kemudian.

Kedua pelaku pun digiring ke Mapolsek Kuta untuk diperiksa lebih lanjut. Kepada petugas, kedua mengaku telah melakukan 4 kali penjambreten di wilayah Kuta, yaitu di Jalan Raya Tuban, di Jalan Kubu Anyar, di Jalan Satria I Tuban dan terakhir di Jalan Kakak Tua Tuban.

“Semuanya melakukan melakukan secara bersama-sama, dengan peran yang laki-laki membawa sepeda motor dan yang perempuan bertugas untuk mengambil handphone para korban,” tuturnya.

Menariknya, dari hasil pengembangan polisi, kedua pelaku juga pernah melakukan pencurian sepeda motor (curanmor) di wilayah Kelan, Kedonganan pada bulan Agustus 2016 lalu. Hasil kejahatan dipakai kedua pelaku untuk kebutuhan hidup sehari-hari lantaran keduanya tidak memiliki pekerjaan.

“Untuk sepeda motor, ini baru pengakuan mereka dan masih kita cari barang buktinya,” ujar mantan Kapolsek Ubud, Polres Gianyar ini.

Selain meringkus kedua pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, seperti handphone Samsung J5 milik korban, satu buah Iphone 4 warna hitam, sepeda motor yang dipakai kedua pelaku saat beraksi, serta dua buah helm. (sid)

Editor: Ni Ketut Budiantari

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment