Sukrawan Kampanye dari Rumah ke Warung

Dewa Nyoman Sukrawan mampir di warung rujak sambil minta dukungan. balinewsnetwork/ina

Singaraja/BaliNewsNeworkKampanye yang dilakukan kandidat Calon Bupati Buleleng Dewa Nyoman Sukrawan kali ini sangat berbeda dari hari-hari sebelumnya. Dalam kampanye  di lingkungan Paket Agung, Kecamatan Buleleng, Selasa (10/1) siang, Sukrawan  datang ke rumah-rumah warga guna memohon dukungan untuknya, sekaligus menyerap aspirasi masyarakat bila terpiliha menjadi bupati nanti.

”Setelah kami mendatangi masyarakat ke rumah-rumah banyak masukan atau usulan yang telah kami terima dan kami pun berjanji akan menepati segala masukan atau usulan itu setelah kami menjadi seorang bupati,” katanya.

Blusukan mantan Ketua DPRD Kabupaten Buleleng itu didampingi Ketua Tim Pemenangan Surya Ketut Ocha Wardana bersama dengan beberapa tim kampanye dan pendukung.

Selain menemui warga  Kelurahan Paket Agung, Sukrawan juga mendatangi warga Kelurahan Liligundi. Selain itu, mantan bendahara PDI Perjuangan ini juga melakukan pertemuan dengan beberapa tokoh masyarakat di beberapa lokasi.

Bahkan pada kesempatan itu  Sukrawan juga membagikan baju yang berisi loga Paket Surya dan membagikan  stiker Paket Surya kepada setiap masyarakat yang dikunjunginya.

Menariknya,  Sukrawan  sempat mampir di sebuah warung emperan penjual rujak. Di sana Sukrawan sempat membeli rujak sambil memohon dukungan kepada setiap warga masyarakat yang berbelanja di warung tersebut.

”Bu saya beli rujak ya, nanti inget bu, saya minta tolong tanggal 15 Februari pilih saya agar bisa saya ngayah untuk masyarakat,” kata Sukrawan sambil menikmati rujak yang dibelinya.

Menurut Sukrawan, mendatangi warga secara langsung merupakan salah cara yang paling ampuh untuk mengetahui  kondisi di lapangan. Melalui blusukan ini, Ia pun dapat mengetahui  permasalahan yang tengah dihadapi  masyarakat. Sehingga ketika nantinya terpilih sebagai bupati, Sukrawan akan lebih mudah menyiapkan program pembangunan untuk kepentingan masyarakat.

Sebelum melakukan blusukan ke rumah warga, Dewa Nyoman Sukrawan pada Selasa pagi juga  blusukan ke dua pasar tradisional di Singaraja, yakni Pasar Buleleng dan Pasar Anyar Singaraja. Dewa Sukrawan juga sempat meninjau beberap titik sudut pasar, termasuk berbincang dengan beberapa pedagang.

Menurutnya,  ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian untuk penataan pasar tradisional. Apalagi selama ini pasar tradisional lebih dikenal kotor. Ke depan, Paket Surya akan merancang sebuah program untuk perbaikan, terutama dalam hal pola-pola penanganan dan pengelolaan pasar tradisional, sehingga mampu bersaing dengan pasar modern.

”Jorok karena banyak pedagang belum mengerti tentang kebersihan, semraut karena penataan pedagang yang tidak baik. Ke depan ini harus ditata dengan baik, minimal yang harus diprioritaskan soal kebersihan dan penataan pedagang kalau mau bersaing dengan pasar modern. Karena selama ini modal pasar modern itu hanya kebersihan saja. Ini yang harus diterapkan di pasar tradisional,” ujar Sukrawan. (ina)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment