Korupsi Tahun 2007,  Anggota DPRD Sikka Dijebloskan ke Penjara

Yohanis Yudas Gobang. Foto: Ebed de Rosary/floreskita

Anggota DPRD Yohanis Yudas Gobang alias John Gobang akhirnya dijebloskan ke penjara pada 6 Januari 2017.  Ini sekaligus menepis anggapan bawah anggota DPRD Sikka dari Partai Golkar itu kebal hukum.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Setelah selama ini menimbulkan kontroversi dan kecurigaan dari masyarakat luas tentang lambannya pelaksanaan putusan pidana (eksekusi) terhadap Yohanis Yudas Gobang alias John Gobang selaku terdakwa tindak pidana korupsi proyek pembangunan Puskesmas Boganatar tahun 2007, akhirnya dieksekusi oleh pihak Kejaksaan Negeri Maumere pada 6 Januari 2017.

Kepala Kejaksaaan Negeri Maumere Martiul menerangkan, John Gobang dijebloskan ke penjara berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI Nomor 536 K/PID.SUS/2015 tertanggal 10 Februari 2016 yang diterima oleh Kejaksaan Negeri Maumere pada  Jumat 23 Desember 2016.

Kepala Kejaksaan Negeri Maumere, Martiul. Foto BNN/Yunus Atabara

Kepala Kejaksaan Negeri Maumere, Martiul. Foto BNN/Yunus Atabara

“Setelah mendapatkan putusan inkrah MA RI, Kejaksaan Negeri Maumere langsung berkoordinasi dengan Yohanis Yudas Gobang. Pada saat itu yang bersangkutan meminta waktu untuk menyelesaikan laporan reses, bentuk tanggung jawabnya  sebagai anggota DPRD Sikka, dan barulah pada Jumat (06/01/2017) kami melaksanakan eksekusi tersebut,” kata Martiul, di ruang kerjnya, Senin (09/01/2017).

Didampingi  Kepala Seksi Pidana Khusus Umarul Faruq, lebih jauh Martiul menjelaskan, dua hari sebelum Natal, Kejari Maumere menerima putusan MA yang menguatkan putusan PN Tipikor Kupang.

“Saat itu saya langsung koordinasi, tetapi yang bersangkutan meminta waktu untuk menyelesaikan laporan resesnya sebagai anggota DPRD dan juga bertepatan dengan hari raya dan cuti bersama, maka kita baru eksekusi hari jumat,” kata Martiul.

Menurut   Martiul,  Yohanis Goban terbukti melakukan korupsi dalam pembangunan Puskesmas Boganatar pada tahun 2007.  Dalam perkara ini, Pengadilan Tipior Kupang memvonis Yohanis Yudas Gobang dengan pidana penjara selama 1 tahun penjara, subsider 3 bulan dengan denda Rp 50 juta dan uang pengganti Rp 1,5 juta.

“Saat dieksekusi ke Rutan Maumere yang bersangkutan sangat proaktif,” lanjutnya.

Secara terpisah Ketua DPRD Sikka, Rafael Raga yang juga sebagai Ketua DPD Golkar Kabupaten Sikka kepada awak media di ruang kerjanya mengatakan belum mengetahui penahanan  salah seorang anggotanya tersebut. Namun demikian, lanjut Rafael Raga, sebagai Ketua DPRD Sikka tetap menghormati proses hukum tersebut.

“Tapi bagi anggota DPRD Sikka yang terlibat korupsi maka akan diproses sesuai aturan dan mekanisme DPRD Sikka,” sebutnya.

Sedangkan sebagai Ketua Golkar Sikka, Rafael Raga berjanji akan segera berkoordinasi dengan pihak Kejaksaan Negeri Maumere dan selanjutkan melaporkan secara tertulis kasus ini kepada  DPD Partai Golkar Provinsi NTT di Kupang dan DPP Golkar di Jakarta untuk mendapat petunjuk lebih lanjut.

“Masalah Jhon Gobang saya belum tahu. Saya jug baca di media. Di DPRD sudah aturan dan mekanismenya dan akan diproses sesuai aturan dan mekanisme di DPRD. Sebagai ketua Golkar saya akan berkoordinasi dengan kejaksaan dan saya kan membuat laporan ke provinsi dan DPP Golkar di Jakarta,” kata Rafael Raga. (yun)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment