Rai Mantra Kukuhkan Badan Kreatif Denpasar

Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra menyalami pengurus Badan Kreatif Denpasar. Foto: bnn/ayu/humas.dpsr

Denpasar/BaliNewsNetwork-Visi misi Walikota Denpasar IB. Rai Mantra yakni menjadikan Kota Denpasar sebagai Kota Kreatif ditindaklanjuti dengan membentuk Badan Kreatif Kota Denpasar. Pengurus Badan Kreatif Kota Denpasar ini dikukuhkan Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra, Jumat (30/12) di Wantilan Ina Bali Hotel.

Selain mengukuhkan Badan Kreatif Denpasa,  pada kesempatan itu Rai Mantra, juga menyerahkan penghargaan lomba sayembara masterplan kawasan Pasar Badung dan  menyerahkan Kartu Indonesia Sehat di Hotel Ina Bali. Acara ini juga dihadiri Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar Ketut Suteja Kumara dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Denpasar Ny. Kerti Iswara.

Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan pembentukan Badan Kreatif ini sangat strategis dalam membangun kekuatan ekonomi kreatif atau ekonomi masyarakat.  Karena ekonomi kreatif dalam era digitalisasi ini akan membuat tanpa batas untuk maju dan berkembang bahkan mereka bisa untuk bersaing langsung  ketatanan luas  baik dilokal maupun dunia usaha di dalam global.

‘’Ini merupakan proses evolusi dalam era-era pertumbuhan ekonomi,’’ ujarnya.

Rai Mantra juga mengatakan Badan Kreatif ini sangat penting karena sulit  mendata dan mengkoordinasikan konsep ekonomi kreatif ini ke SKPD.  Karena ekonomi kreatif  itu ada di mana-mana maka perlu dibentuk suatu badan kreatif yang mengkoordinasikan struktur dalam pencapaian ekonomi kreatif yang  kita canangkan sesuai dengan visi dan misi Kota Denpasar.

“Banyak masyarakat Kota Denpasar yang kreatif namun tidak ada yang mengkoordinasikan . Artinya menumbuhkan dan menguatkan dan mengembangkan mereka dibutuhkan suatu konsep dan kerjasama dengan Pemerintah. Tidak hanya itu Badan Kreatif Denpasar  segmen tua dan muda  juga harus dipertimbangkan.  Dengan begitu diharapkan 15 atau 20 ke depan ekonomi kreatif ini supaya mengimbangi pendapatan pariwisata.  Dalam ekonomi kreatif incame pertumbuhannya nomor dua setelah Migas,” beber Rai Mantra.

Tidak hanya itu untuk Denpasar khususnya  dan Bali pada umumnya,   bisnis ekonomi kreatif menjadi penyeimbang bisnis pariwisata karena ekonomi kreatif  yang paling dekat dan cocok dengan bisnis pariwisata.

Ia juga meminta untuk mempersatukan ekonomi kreatif, tradisi dan digitalisasi agar bergabung satu sama lainnya. Untuk itu perlu penjabaran maka dari itu Badan Kreatif ini dibentuk untuk menjabarkan kemasyarakat.  Sekarang ini penggabungan digitalisasi dengan tradisi sudah ada imbisnya di Bali Creative Industry Center Tohpati Denpasar. Di sana suah ada tempat dalam pembuatan aplikasi atau animasi .

“Cikal bakal adanya Denpasar Festival ini juga berasal dari ekonomi kreatif untuk menggerakan potensi tengah kota. Di sini penggerakan ekomoni yang lemah ditumbuhkan dengan penggerakan ekonomi kreatif yang tinggi namun melibatkan masyarakat. Adanya ekonomi kreatif saat ekonomi global melemah akan mengurangi angka pengangguran,” ucap Rai Mantra.

Dalam kesempatan ini Rai Mantra juga mengucapkan selamat kepada masyarakat yang mendapatkan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Rai Mantra juga meminta untuk memanfaatkan Kartu Indonesia Sehat itu agar menggunakan saat sakit.  Kesempatan ini juga Rai Mantra meminta semua perusahaan membuatkan karyawannya kartu jaminan kesehatan.

Dalam kesempatan ini Rai Mantra juga mengucapkan selamat kepada para pemenang sayembara Pasar Badung.  Ia berharap pembangunan Pasar Badung berlajan lancar dan hal yang berbeda sehingga nantinya bisa gelarnya  menyamai Pasar Sindhu.

Sementara itu Kabag Organisasi Setda Kota Denpasar  Desak Nyoman Widiasih mengatakan pembentukan Badan Kreatif Denpasar ini untuk mendukung optimalisasi dan mensinkronisasi strategi, kebijakan dan program-program Pemerintah Kota Denpasar sebagai Kota Kreatif berbasis Budaya Unggulan menuju kota cerdas (Smat City) yang kompeten.

Badan Kreatif Denpasar ini mempunyai tugas membantu Walikota dalam merumuskan, mengkoordinasikan, sinkronisasi strategi dan kebijakan serta mempromosikan terkait dengan kreatifitas masyarakat Kota Denpasar. Badan Kreatif Denpasar juga mempunyai fungsi dalam perumusan strategi dan kebijakan, pelaksanaan koordinasi dan sinkronisasi program, pemberian bimbingan teknis dan supervisi atas pelaksanaan program dan perumusan dan pelaksanaan kerja sama serta promosi. (rsn/ayu/humas.dpsr)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment