Pelabuhan Larantuka Punya ‘Embung’ Penyimpan Air

Kondisi pelabuhan Larantuka  seperti  punya embung peyimpan air. Foto: bnn/eman niron

LARANTUKA/BaliNewsNetwork.com -Penataan areal pelabuhan Larantuka dalam proyek perluasan dan pembangunan pagar pelabuhan  tahun anggaran 2015 “menghadiahkan  dua kolam”   berisi air berwarna kuning coklat. Timbunan yang berlekak lekuk itu, kini penuh berisikan air hujan. Bak embung-embung, genangan air tersebut menambah kumuh kondisi pelabuhan Larantuka.

Sebagaimana yang terlihat ketika memasuki kawasan pelabuhan Larantuka, Jumat (23/12).Persis di depan tempat berlabuh  kapal motor Realita, Purnama, Tri Sakti dan kapal motor rute Larantuka Waiwerang-Lembata, genangan air  hujan dan aliran  air  dari hamparan yang agak tinggi, menghalangi lalulintas baik kendaraan maupun pejalan kaki menuju sarana transportasi laut itu.

Genangan air di pelabuhan Larantuka

Genangan air di pelabuhan Larantuka

Dalam kondisi terjepit, beberapa kendaraan terpaksa masuk dalam kolam itu hingga menimbulkan percikan air bercampur lumpur menyemprot ke mana-mana dan mendapat omelan para pejalan kaki maupun pengendara sepeda motor yang hendak menuju  ke kapal motor atau sebaliknya.  Terlihat pula sebuah container yang tergeletak bak membiarkan diri untuk dimandikan air berlumpur itu.

Kondisi yang sama terlihat di areal pintu masuk ruang tunggu kapal Pelni. Walau berukuran lebih kecil, namun  genangan air yang menyerupai embung-embung kecil  tersebut sungguh mengganggu aktivitas penyeberangan. Banyak umpatan yang terlontar dari mulut pengguna jasa pelabuhan itu.

”Sudah becek, harus putar jauh lagi ni?,” begitulah kelus kesah warga yang hendak menuju kapal motor sesuai tujuannya.

Stanislaus Ola (32) warga Lamahelan ketika hendak menuju Kapal Motor Sinar Mutiara III nyaris bermandikan air kolam tersebut lantaran nyaris bertabrakan dengan pick up yang tiba-tiba melewati kolam tersebut dengan penuh napsu. Tak ayal, baik pakaian dan barang bawaaannya basah akibat terpercik air genangan itu.

Kepala Kantor Pelabuhan Laut Kelas III Larantuka (Syahbandar) Rifaii  ketika hendak dikonfirmasi, sedang tidak berada di tempat. Menurut beberapa stafnya, orang nomor satu di lingkup kantor tersebut sedang menunaikan tugas dinas di Jakarta. (Emnir)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment