Banjir dan Tanah Longsor Terjang Pancasari

Rumah warga yang terendam lumpur. Foto: bnn/ina

Singaraja/BaliNewsNetworkHujan lebat yang terus menerus mengguyur sebagian besar wilayah Kabuapten Buleleng  membawa mala petaka di sejumlah tempat. Banjir dan tanha longsor melanda Pancasari,  mengakibatkan beberapa rumah warga harus terendam  lumpur dan merusakan tanaman palawija.

Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada adalah yang paling parah. Itu berawal dari hujan lebat yang terjadi, Rabu (21/12) sekitar pukul 13. 00 Wita hingga pukul 20.00 Wita.

Menurut informasi yang  dikumpulkan Kamis (22/12),  air tiba-tiba mengalir dari sungai yang ada di tengah hutan. Air itu meluap dan membanjiri beberapa kebun dan rumah warga. Tak hanya itu,  Sekolah Dasar nomor 4 Pancasari juga tak luput dari terjangan banjir yang membawa lumpur dan material yang lainnya dengan ketinggian mencapai satu meter lebih.

SDN 4 Pancasari yang terendam lumpur

SDN 4 Pancasari yang terendam lumpur

Kepala SDN 4 Pancasari Nyoman Dana, mengatakan hujan deras mengakibatkan banjir membawa lumpur masuk ke halaman sekolah sampai ke tengah ruangan kelas. Di dinding tembok masih terlihat bekas ketinggian air mencapai satu meter. Selain ruang belajar siswa-siswi, ruangan guru dan pegawai ikut terkena genangan banjir.

”Tadi malam hujan sangat deras di wilayah Pancasari. Dampaknya SD 4 Pancasari terkena banjir disertai lumpur. Banjir bercampur lumpur menggenangi sampai satu meter masuk ke  6 ruangan kelas belajar, 1 ruang guru, 1 toilet, 1 bale bengong dan merusak tanaman,” jelasnya.

?

?

Menurut Kepala Desa Pancasari Wayan Darsana,  banjir disertai lumpur yang terjadi di Desa Pancasari diakibatkan kikisan air hujan yang terjadi d itengah hutan kemudian menimbulkan banjir lumpur yang menggenangi jalan, perkebunan dan rumah-rumah warga.

”Awalnya diakibatkan karena hujan lebat, ditengah hutan air hujan  meluap dari sungai  mengikis tanah   mengakibatkan banjir lumpur,” katanya.

Dia menyebut, akibat bencara tersebu, sedikitnya 10 rumah warga rusak brat dan ringan, sedang ratusan rumah lainnya hanya terendam banjir.

“Kami belum melakukan pendataan secara rinci, tetapi kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah,” sebutnya. (ina)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment