Terkuak, Polisi Tega Bunuh Istri Karena Selingkuh Dengan Ayahnya

Suasana persidangan Senin (19/12/2016). Foto: balinewsnetwork/amar ola keda.

Kupang/BaliNewsNetwork—Oknum anggota polisi pada Polres Sumba Barat, NTT, Yanuarius Tahu alias YT yang membunuh istrinya, Yustina Baci Matilda Saleh, pada Kamis (28/7/2016) lalu mulai disidangkan di Pengadilan Negeri Klas IA Kupang, Senin (19/12/2016).

Jaksa Penuntut Umum Maria Siregar dalam dakwaannya mengatakan, terdakwa nekat menghabisi istrinya karena cemburu istrinya menjalin hubungan gelap dengan ayah kandung terdakwa. Kecemburuan terdakwa berawal dari terdakwa yang bertugas jauh dari istrinya itu, menghubunginya melalui sambungan line. Saat itu, lanjut JPU, korban lupa mematikan handphone usai ditelepon terdakwa.

“Saat terdakwa menelepon korban, korban lupa mematikan HP dan terdakwa mendengar ada suara teriakan seperti orang sedang berhubungan badan,” ujar JPU.

Kecemburuan terdakwa memuncak ketika terdakwa kembali ke Kupang menemui isterinya di Kupang. Saat sedang tertidur, korban sempat mengigau memanggil nama ayah kandung terdakwa, “Bapa mari sudah, ka Yuan sonde ada nih”.

Mendengar itu terdakwa bertanya kepada korban untuk berbicara jujur. Namun, korban malah menjawab, “Saya tidur dengan ayahmu juga sama dengan kamu kok”.

Mendengar jawaban itu, terdakwa langsung mengambil pisau dan menggorok leher korban hingga tewas.

“Sebelum kejadian, terdakwa sempat membawa korban ke kinik Prodia untuk periksa sperma dan hasilnya sperma terdakwa dinyatakan tidak sehat,” kata JPU.

Akibat perbuatannya, terdakwa didakwa melanggar pasal 44 ayat (3) dan pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun.

Pantauan media ini, usai pembacaan dakwaan, penasehat hukum terdakwa, Paulus Seran dan Petrus Ufi menyatakan tidak mengajukan esepsi atau keberatan.

Ketua majelis hakim Nuril Huda dan dua anggotanya Theodora Usfunan dan Ikrarniekh Elmayawati Fau menjadwalkan sidang lanjutan pada Senin (9/01/2017) dengan agenda pemeriksaan saksi.

Sebelumnya diberitakan, Bripka YT diduga membacok leher istrinya sendiri bernama Yustina Baci Matilda Saleh hingga tewas, di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Jasad korban kemudian dibungkus dengan tikar dan dibiarkan tergeletak di antara dapur dan ruangan bagian tengah rumahnya.

Jasad korban pertamakali ditemukan oleh anak kandungnya saat bangun pagi. Ia terkejut saat melihat ibunya terbujur bersimbah darah di bawah tikar. Pelaku sendiri langsung kabur usai menghabisinya istrinya. (amar ola keda)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment