Siswa Masih Trauma, Wakil Bupati Sabu Raijua Instruksikan Libur Umum

Wabup Sabu Raijua, Nikodemus Rihi Heke. Foto: balinewsnetwork/amar ola keda.

Kupang/BaliNewsNetwork— Wakil Bupati Sabu Raijua, NTT, Nikodemus Rihi Heke mengatakan untuk mengembalikan kondisi psikis siswa yang masih trauma pihak Pemerintah Daerah menginstruksikan untuk meliburkan aktivitas belajar mengajar di SDN 1 Seba, Sabu Raijua.

“Situasi saat ini sudah kondusif tetapi siswanya masih trauma sehingga untuk sementara kita liburkan dulu sampai siswa benar-benar sehat,” ujar Rihi Heke kepada wartawan via seluler, Kamis (14/12/2016).

Untuk mengantisipasi kejadian serupa, lanjut Rihi Heke, pihak pemerintah daerah kembali menegaskan soal aturan pendataan bagi warga baru.

“Sebenarnya aturannya sudah ada bahwa warga baru wajib melaporkan diri ke aparat setempat dan akan kami tegaskan kembali aturan itu,” tegas Rihi Heke.

Kapolda NTT, Brigjen Pol, E. Widyo Sunario mengatakan, untuk memulihkan psikis siswa, pihak Polda NTT telah bekerjasama dengan pihak Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Pemda dan pihak gereja untuk melakukan pendampingan terhadap para siswa.

Sementara Gubernur NTT, Frans Lebu Raya menegaskan kasus penyerangan tersebut adalah murni kriminalitas.

“Saya tekankan ini bukan konflik SARA, ini murni kriminalitas sehingga jangan percaya adanya isu-isu yang hanya memperuncing masalah,” tegas Lebu Raya.

Pasca kejadian, Pemerintah Provinsi NTT juga memberikan bantuan berupa uang tunai serta obat-obatan bagi puskesmas serta orang tua korban. (amar ola keda)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment