Penghujung Tahun, Kejari Denpasar Kebut Kasus Perdin DPRD Kota

Syahru Wira, Kasi Pidsus Kejari Denpasar. Foto: bnn/pro

Denpasar/BaliNewsNetwork-Menjalang pergiantian tahun, Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar bekerja maraton untuk menuntaskan beberapa kasus korupsi yang ditanganinya. Salah satunya adalah kasus dugaan mark up perjalanan dinas (Perdin) DPRD Kota Denpasar, khusunya untuk tersangka Rai Suta.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidusus) Kejari Denpasar, Syahru Wira yang ditemui di Kejari Denpasar, Selasa (13/12) mengatakan, yang menjadi prioritas di akhir tahun ini adalah kasus Perdin DPRD Denpasar.

“Perdin harus kita kebut, dan harapan kami, awal tahun tersangka Rai Suta sudah kita sidangkan,” tegasnya.

Beberapa saksi untuk melengkap berkas tersangka Rai Suta sudah dipanggil,  diantaranya para anggota dewan.

“Tadi kami periksa dua saksi, yaitu Made Gandi dan Wayan Warka, keduanya anggota dewan,” beber Syahru.

Ditanya soal materi pemeriksaan, Syahru enggan mengatakan.

“Yang jelas untuk melengkap berkas tersangka Rai Suta,” sebutnya.

Dengan diperiksanya dua wakil rakyat ini, Syahru mengatakan masih ada sekitar 20 orang saksi lagi yang akan diapanggil. Dari 20 orang saksi ini, ada sebagian anggota dewan, ada juga yang merupakan staf sekretarit dewan.

“Sebenarnya hari ini ada dua orang staf yang kami panggil, tapi keduanya tidak hadir,” pungkasnya.

Seperti dikatahui, dalam kasus dugaan  mark up dalam Perdin DPRD Kota Denpasar ini sudah ada orang yang disidangkan di Pengadilan Tipikor. Dia adalah Gusti Made Patra. Persidangan untuk terdakwa Patra ini sudah masuk pada agenda saksi-saksi. (Pro)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment