Arab Saudi Bantu Pondok Pesantren Bali Bina Insani Rp 6 M

Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti bersama Menlu dan para delegasi Bali Democracy Forum. Foto: balinewsnetwork/ram.

Tabanan/BaliNewsNetwork— Kunjungan para delegasi Bali Democracy Forum 2016 ke Pondok Pesantren Bali Bina Insani di Banjar Meliling Kawan, Desa Meliling, Kecamatan Kerambitan Tabanan, berbuah berkah. Pasalnya Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia Osama Mohammed Al Shuibi yang turut hadir bersama para delegasi BDF 2016 berjanji memberikan bantuan dana sekitar Rp 6 Milyar.

“Kami bantu dana Rp 6 Milyar untuk membangun fasilitas pendukung seperti perpustakaan, sarana dan prasarana lainya di pondok pesantren Bali Bina Insani ini,” jelas Osama Mohammed Al Shuibi. Ia mengatakan dana tersebut segera akan ditransfer kepada pihak pengelola Bali Bina Insani.

Sementara itu Ketua Ponpes Bali Bina Insani, H Ketut Imaddudin Djamal mengatakan batuan yang dijanjikan oleh duta besar kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia Osama Mohammed Al Shuibi akan digunakan untuk melengkapi sarana dan prasarana pondok pesantren. “Kami juga nanti gunakan menambah pengembangan ternak sapi yang saat ini dikadas (diternak –red) oleh masyarakat sekitar pondok pesantren. Jumlah sapi akan kami tambah,” jelasnya. Dana itu juga nantinya akan digunakan untuk kebun pepaya yang akan dikelola oleh pihak ponpes.

Sementara itu sebelumnya, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dalam sambutanya mengatakan rasa bangganya karena Tabanan dijadikan lokus kegiatan Bali Democracy Forum 2016. Pada kesempatan itu Bupati Eka menambahkan bahwa Tabanan merupakan daerah agraris dan menjadi lumbung panganya Bali. Dengan memiliki demografi daerah nyegara gunung (laut dan pegunungan) masyarakatnya hidup rukun berdampingan antar umat beragama.

“Kebijakan yang telah kami jalankan selama ini membuat kehidupan umat beragam di Tabanan menjadi sangat rukun dan harmonis. Semoga Tabanan bisa menjadi contoh bahwa didalam kehidupan beragama, meski beda keyakinan namun tetap bisa rukun di dalam satu wilayah,” jelas Bupati Eka.

Pada kesempatan itu juga hadir Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Marsudi, menteri agama, 60 delegasi dari berbagai negara peserta Bali Democracy Forum 2016. (ram)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment