Rizal Akbar  Optimis Patra Bebas

Rizal Akbar Maya Poetra dan kliennya terdakwa I Gusti Made Patra. Bnn/pro.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Penasihat hukum terdakwa I Gusti Made Patra, yang didakwa terlibat  dugaan mark up anggaran perjalanan dinas (Perdin) DPRD Kota Denpasar, Rizal Akbar Maya Poetra yakin kliennya bakal bebas.

Keyakinan Rizal itu mengacu kepada keterangan tiga saksi anggota DPRD Kota Denpasar yang diperiksa Rabu (7/12).  Tiga wakil rakyat  priode 2014-2018 itu masing-masing Eko Supriadi (ketua komisi B), Kadek Agus Aryawibawa (ketua komisi C, dan Wayan Sugiarta (ketua komisi D).

Secara mengejutkan ketiga saksi ini mengatakan tidak pernah mengetahui adanya mark up harga hotel meski sudah berkali-kali melakukan perjalanan dinas. Ketiganya mengaku baru mengetahui adanya mark up setelah dipanggil penyidik kejaksaan untuk dimintai keterangan.

Tiga Anggota DPRD Denpasar Mengaku Tidak Tahu Ada Mark  Up

Lebih mengejutkan lagi, ketiga saksi juga kompak mengatakan tidak tahu apa kesalahan terdakwa Gusti Made Patra. Hal ini langsung direspon oleh tim kuasa hukum terdakwa, Rizal Akbar Maya Poetra dan M. Suroso.

Usai sidang, Rizal Akbar kepada wartawan mengatakan, dari keterangan ketiga saksi, terlihat jelas bahwa Patra tidak pantas dijadikan terdakwa.

“Buktinya dari sidang ini belum terungkap jelas apa kesalahan klein kami hingga menjadi terdakwa,” ujar Rizal Akbar.

Memang dari pantauan, persidangan yang dipimpin hakim Sutrisno itu lebih banyak membahas soal mark up harga hotel, yang bisa jadi bukan dilakukan oleh terdakwa Patra.

Karena itu, Rizal Akbar dengan gamblang mengatakan optimis bila kelienya akan divonis bebas oleh majelis hakim tipikor.

“Dari fakta yang ada, saya yakin klien kami bebas. Sejuah ini belum ada terlihat apa peran terdakwa dan kesalahan apa yang diperbuatnya hingga klien kami jadi terdakwa,” pungkasnya. (Pro)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment