Surya Bentuk Tim Pemenangan dan Siapkan Seribu Saksi

Dewa Nyoman Sukrawan saat melihat desain spanduk dan baliho. Bnn/ina

Singaraja/BaliNewsNetworkSetelah ditetapkan menjadi calon bupati dan wakil bupati dari jalur Independen Dewa Nyoman Sukrawan dan Gede Daharma Wijaya yang akrab disapa Paket Surya melalui Putusan Perkara No. 5/G. PILKADA/2016/PT. TUN. SBY pada Selasa (6/12), kini Surya mulai menyiapkan diri guna menghadapi Pilkada Buleleng yang akan mulai dihelat pada 15 Februari 2017 mendatang.

Berbagai persiapan mulai dikerjakan mulai dari pembentukan team pemenangan,  alat peraga seperti baliho dan sepanduk hingga pembentukan ribuan saksi yang  akan ditempatkan di  seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS)  di sembilan kecamatan yang ada di Buleleng.

Saat ditemui Rabu (07/12)  Dewa Nyoman Sukrawan  mengatakan, setelah PT TUN Surabaya  meloloskan Paket Surya,  dia berharap KPUD Buleleng segera menetapkan Paket Surya sebagai salah satu paket calon bupati-wakil bupati Buleleng dalam Pilkada mendatang.

”Kami harapkan setelah adanya putusan PT TUN Surabaya yang meloloskan Paket Surya, KPUD Buleleng agar segera menetapkan pasangan calon yang ikut dalam Pilkada Buleleng,” harapnya.

Lebih jauh tutur Sukrawan menatakan, sisa waktu kurang lebih dua bulan ini  akan digunakan  untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat agar masyarakat lebih mengetahui siapa paket Surya.

”Sisa waktu yang kurang lebih dua bulan ini kami nantinya akan manfaatkan dengan baik untuk kami melakukan sosialisasi kebawah sehingga kami lebih diketahui oleh masyarakat karena selama ini banyak masyarakat yang mengatakan kalau paket Surya gagal,  terpental, tenggelam dan yang lainnya dan kini kami perlu lakukan klarifikasi bahwa semua itu tidak benar,” katanya lagi.

Menurut Sukrawan,  sekarang mulai pihaknya merangkak dari nol dengan jalan mengumpulkan para pendukung guna membentuk tim pemenangan dengan  tetap memegang teguh koridor hukum.

”Kami di sini selalu berada dalam koridor hukum. Semuanya yang kami lakukan berdasarkan dengan regulasi hukum dan ketentuan yang ada dan bahkan kami nantinya kalau menang bukan berdasarkan kecurangan,” jelas Sukrawan.

Bukan hanya itu, Sukrawan menuturkan kalau dirinya juga akan segera membentuk para saksi yang nantinya ditempatkan di seluruh  182 TPS yang ada di buleleng.

”Untuk membentuk jaringan saksi ini kami akan berkoordinasi dengan partai-partai yang mendukung kami seperti Partai Golkar, Demokrat dan PKS serta beberapa oknum   yang ada di PDIP,” imbuhnya.

Diperoleh kabar,  penetapan para calon bupati dan wakil bupati-wakil bupati oleh  KPUD Buleleng akan dilaksanakan, Kamis (8/12), kemudian dilakukan pengundian  nomor urut yang  akan dilaksanakan pada, Sabtu (10/12) mendatang.

Seperti diberitakan sebelumnya,  proses gugatan yang dilayangkan pasangan perseorangan Dewa Nyoman Sukrawan-Gede Dharma Wijaya (Surya) atas putusan KPU Buleleng, yang berlangsung di PTTUN Surabaya, membuahkan hasil manis. Majelis Hakim PT TUN Surabaya mengabulkan Gugatan Penggugat (Surya) untuk seluruhnya dan menolak eksepsi tergugat (KPUD Buleleng).  Keputusan itu dituangkan dalam Putusan Perkara No. 5/G. PILKADA/2016/PT. TUN. SBY.

Surya menggugat  K KPU Buleleng No. 123/Kpts/KPU-Kab-016.433727/2016 tanggal 21 Oktober 2016 tentang sebaran dukungan calon perseorangan, serta SK KPU Buleleng No.125/Kpts/KPU-Kab-016.433727 /2016 tentang penetapan bakal calon yang tak memenuhi syarat.

Dalam putusan tersebut ada lima butir pokok perkara yang dibacakan Ketua Mejelis Hakim Muhammad Husein Rozarius, dengan anggota Joko Dwi Hartanto, dan Maskuri. Diantaranya, pertama Mengabulkan Gugatan Penggugat untuk seluruhnya. Kedua, Menyatakan Batal SK KPU Buleleng No.125/Kpts/KPU-Kab-016.433727 /TAHUN 2016 Tanggal 24 Oktober 2016 tentang penetapan bakal calon yang tak memenuhi syarat. Ketiga, Memerintahkan Tergugat untuk mencabut SK KPU Buleleng No.125/Kpts/KPU-Kab-016.433727 /TAHUN 2016 Tanggal 24 Oktober 2016 tentang penetapan bakal calon yang tak memenuhi syarat. (ina)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment